Sekolah Disabilitas yang Ada Di Kota Bekasi Akhirnya Diresmikan

Pendidikan

Sekolah Disabilitas yang Ada di Kota Bekasi Akhirnya Diresmikan

Dalam rangka ulang tahun Kota Bekasi ke 23 pada 10 Maret 2020 lalu, Pemkot Bekasi meresmikan beberapa lima fasilitas masyarakat untuk meningkatkan layanan ke masyarakat, yakni sarana pelayanan sosial berupa rumah singgah terpadu di Kecamatan Mustika Jaya, sarana Olahraga berupa Stadium Mini Sumur Batu, sarana pemerintahan, yakni dua kantor Kelurahan Harapan Baru dan Kayuringin, sarana kesehatan berupa Puskesmas Kecamatan Bantargebang, dan sarana pendidikan Sekolah Disabilitas Terpadu.

Hal tersebut dipaparkan saat upacara perayaan ulang tahun Kota Bekasi beberapa saat lalu. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pun baru saja meresmikan salah satunya, yaitu sekolah disabilitas terpadu (Sekolah Dasar Luar Biasa atau Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa) SDLB/SMPLB Disabilitas Fisik dan Sensor Netra.

Sekolah Disabilitas yang Ada di Kota Bekasi Akhirnya Diresmikan

Pembangunan sekolah disabilitas ini muncul karena komitmen Pemerintah Kota Bekasi pada 3 Desember 2018 lalu. Di mana, saat itu yang bertepatan pada Hari Disabilitas, Kota Bekasi dipilih oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk mengadakan peringatan tersebut untuk diadakan di Kota Bekasi yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

[Baca Juga: Ini Yang Harus Dipahami Dari Istilah Difabel dan Disabilitas]

Berdasarkan rilis yang diterima PingPoint.co.id dari Humas Kota Bekasi (18/3/2020) Amanah implementasi Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, maka Wali Kota Bekasi telah menetapkan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 58 Tahun 2018 tentang pedoman pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Bekasi tanggal 15 Oktober 2018.

"Usai acara disabilitas tahun 2018 lalu, sepakat untuk mewujudkan apa yang telah menjadi komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun sekolah disabilitas dan semoga dapat terealisasi pada akhir tahun 2019," ujar Rahmat.

[Baca Juga: Peresmian Kantor Pusat Bank Syariah Patriot dalam HUT-23 Kota Bekasi]

Usai peringatan tersebut, Pemkot Bekasi sepakat untuk mewujudkan sekolah disabilitas yang dapat terealisasi pada akhir tahun 2019. Akhirnya, sekolah disabilitas tersebut dilaksanakan dengan menggunakan anggaran Dana Insentif Daerah (DID) 2019 sebesar Rp4.069.536.000.

Sekolah disabilitas tersebut dibangun di atas tanah 1171 meter persegi, sekolah disabilitas ini juga merger dengan SDN Margajaya I dan IV. dengan luas bangunan sebanyak 1040 m. Gedung sekolah tersebut, memiliki enam ruang kelas untuk siswa disabilitas SD dan tiga ruang untuk siswa disabilitas SMP.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.