Sekolah Kala Pandemi Ancam Siswa, FSGI Minta Perpanjangan PJJ

Pendidikan

Sekolah Kala Pandemi Ancam Siswa, FSGI Minta Perpanjangan PJJ

Terkait adanya wacana pengaktifan sekolah di masa pandemi COVID-19, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta agar pemerintah mempertimbangkan kembali. Rencana pengaktifan sekolah ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebab, tiap harinya jumlah kasus positif masih bertambah.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) FSGI Satriwan Salim menyarankan agar pemerintah memperpanjang sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). “FSGI berpendapat, jika wacana pembukaan sekolah pada pertengahan Juli 2020 harus dipikirkan matang-matang, tidak tergesa-gesa, dan harus memperhatikan data terkait penanganan COVID-19 di tiap wilayah. Serta menuntut koordinasi, komunikasi, dan validitas data yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” demikian kata Satriwan dalam siaran persnya yang diterima Pingpoint (28/5/2020).

Lebih lanjut Satriwan mengatakan bahwa penerapan PJJ tidak akan menggeser Tahun Ajaran Baru 2020/2021. Pelaksanaan Tahun Ajaran Baru tetap dimulai pertengahan Juli, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Mengancam Keselamatan Siswa dan Guru

Menurutnya, sistem PJJ adalah metode yang terbaik di masa pandemi ini. Hal ini dikarenakan pengaktifan sekolah dapat mengancam keselamatan siswa dan guru. Apalagi kini juga muncul ancaman penyebaran COVID-19 gelombang kedua.

“FSGI berpandangan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa dan guru adalah yang utama, menjadi prioritas. Mengingat kasus-kasus seperti di Perancis, Finlandia, Korea Selatan, dan lainnya. Guru dan siswa jadi korban positif COVID-19 setelah sekolah dibuka (diaktifkan) kembali pasca pandemi,” ujarnya.

Sekolah Kala Pandemi Ancam Siswa, FSGI Minta Perpanjangan PJJ

Satriwan menambahkan, penerapan PJJ mendatang perlu didukung dengan berbagai perbaikan, seperti jaminan akses internet dan gawai. Hal ini mengingat tidak semua siswa memiliki akses tersebut.

“Maka Kemdikbud dan Kemenag wajib membuat evaluasi terhadap pelaksanaan PJJ yang sudah dilaksanakan selama 3 bulan ini. Demi perbaikan PJJ ke depan. Termasuk tindak lanjut desain Kurikulum Darurat yang adaptif dari Kemdikbud,” tuturnya.

[Baca Juga: KPAI: Alihkan Anggaran UN untuk Penanganan COVID-19 di Sekolah]

Sementara itu, Wasekjen FSGI lainnya Fahriza Tanjung menambahkan, perlu adanya perbaikan komunikasi, koordinasi, dan pendataan terkait penyebaran COVID-19 antara pemerintah pusat dan daerah. Dia menilai selama ini koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah buruk.

“Ini penting dilakukan, sebab pemerintah daerah adalah yang paling memahami daerah tersebut. Maka kami mendukung pernyataan Nadiem Makarim yang menunggu keputusan dari Gugus Tugas COVID-19 terkait mana wilayah yang benar-benar zona hijau dan yang tidak. Tentu dengan berkoordinasi kemudian dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

[Baca Juga: Terkait Corona, 5 Sekolah Internasional di Jakarta Meliburkan Diri]


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.