5 Produk Ini Bisa Cegah Stunting dan Anemia Jika Dikonsumsi

Kesehatan

Selain Asupan Gizi, Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan Mengenai Stunting

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh sehingga tinggi badannya jauh di bawah standar anak seusianya. Berbeda dengan kerdil atau dwarfisme yang disebabkan penyakit genetik yang ditandai dengan ukuran lengan dan tungkai yang pendek. Menurut Outreach Coordinator 1000 Days Fund Valerie Krisni, masih banyak orang yang salah kaprah mengenai kondisi stunting ini.

Yang banyak diketahui, kondisi stunting terjadi karena adanya gangguan pertumbuhan akibat kurang nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Stunting dapat berdampak negatif kepada pertumbuhan anak, akibatnya juga sangat beragam. Bisa dibilang, stunting merupakan kondisi yang timbul akibat multifaktor.

[Baca Juga: Ternyata Masih Ada 17 Persen Balita di Ibu Kota Alami Stunting]

Stunting umumnya memang terjadi karena kurangnya asupan nutrisi yang diterima anak di 1000 hari pertama kehidupannya, namun sebelum itu bisa jadi anak sudah kekurangan berat badan ketika dalam kandungan. Hal ini terjadi berkat ibu yang kurang mengonsumsi makanan bernutrisi.

Setelah hampir setahun memberikan edukasi dalam upaya mengurangi stunting di Indonesia, 1000 Day Funding berhasil membagikan 12.000 poster tinggi badan ke 22 Pulau di Indonesia. Saat ditemui PIngpoint pada (10/2/2020), Valerie menyebutkan, pokok permasalahan stunting bukan hanya pada gizi saja, setidaknya ada tiga hal penting yang harus diperhatikan jika Indonesia ingin memerangi stunting.

2. Cuci Tangan Sebelum Makan

1) Kebersihan

Valerie menyebutkan, saat dirinya turun ke lapangan dan melihat langsung realita kehidupan masyarakat di pedesaan, selain gizi, masalah lain harus diperhatikan adalah kebersihan. Kebanyakan anak balita dibiarkan main di tempat kotor, namun tak diajarkan cara membersihkan diri. Anak-anak yang terkontaminasi bakteri cukup parah, dapat menyebabkan infeksi usus, sehingga bisa memerangi status gizi.

“Percuma ASI eksklusif, makanan bergizi, tapi semuanya dinikmati sama cacing. Kebanyakan anak bahkan ibu bahkan tak tahu, bagaimana cara mencuci tangan yang tepat,” ujar Valerie.

Ini Skema Pengolahan Popok Bekas ala Merries dan Posyandu Jakarta Barat

2) Kader Posyandu

Kader posyandu sangat penting, untuk memantau kesehatan anak-anak di sekitar lingkungannya. Menurut Valerie, banyak kader Posyandu yang masih kekurangan informasi. Sehingga kemampuannya seadanya saja, padahal tak ada salahnya menginvestasikan sedikit dana untuk memberikan edukasi ke kader posyandu. Bayangkan saja, di Indonesia sendiri, terdapat 300.000 posyandu dengan 1,5 juta kader.

Kedokteran

3) Dukungan Lingkungan

Agar kader posyandu dapat informasi dan kecakapan yang tepat, tentu mereka membutuhkan tenaga bantuan dari orang-orang di sekitarnya, seperti tokoh masyarakat setempat, ayah, RT/RW, Kepala Desa, Camat, bahkan Lurah.

[Baca Juga: 1000 Day Funding Bagikan 12.000 Poster Tinggi Badan untuk Cegah Stunting]

Menurut Valerie, masalah stunting bisa berkurang jika semua bersatu padu, memiliki satu suara, sehingga penanganannya tepat.

Read More

Artikel Lainnya

Yuk Simak Tips Memilih PTN dan Prodi yang Tepat Versi Ditjen Dikti

Pendidikan

Yuk Simak Tips Memilih PTN dan Prodi yang Tepat Versi Ditjen Dikti

27 February 2020, 09:00

Proses pendaftaran SNMPTN akan segera berakhir, bagi yang masih bingung, yuk simak tips dan trik memilih Prodi yang tepat.

Astra Modern Land Bangun Hunian Cluster Mewah di Jakarta Timur

Properti dan Solusi

Astra Modern Land Bangun Hunian Cluster Mewah di Jakarta Timur

27 February 2020, 08:00

PT Astra Modern Land dalam proyek Aysa membangun Cluster Semayang sebagai hunian mewah dan nyaman di Jakarta Timur.

Sejarah Ondel-ondel Pertujukan Sakral Betawi yang Jadi Pengamen Jalanan

Berita Kawasan

Dinilai Rusak Ikon, Pemprov DKI Siap Tindak Pengamen Ondel-Ondel

27 February 2020, 07:00

Pemprov DKI disebut akan melakukan tindakan terhadap para pengamen ondel-ondel yang beroperasi di sekitar wilayah Ibu Kota.

OC Formula E Jakarta Sukses Ujicoba Bongkar Pasang Aspal di Monas

Berita Kawasan

OC Formula E Jakarta Sukses Uji Coba Bongkar Pasang Aspal di Monas

26 February 2020, 20:30

Sebagaimana di kawasan Monas, sirkuit Formula E di Paris juga terbuat dari cobblestone yang dilapisi aspal agar mudah dibongkar-pasang.


Comments


Please Login to leave a comment.