ads
PIK_PROPERTI_SELAIN MEMPERCANTIK FASAD MATERIAL INI BIKIN RUMAH TERASA SEJUK_IVAN_REVISI 01-01.jpg

Properti dan Solusi

Selain Mempercantik Fasad, Material Ini Bikin Rumah Terasa Sejuk

Tidak jarang, sengatan sinar matahari membuat rumah terasa panas. Ini tentu membuat rumah jadi tidak nyaman ditempati. Apalagi jika rumah berada di kawasan pesisir seperti pantai Jakarta. Tentu hawa panasnya akan berlebih karena sinar matahari tidak terhalang oleh pepohonan atau sejenisnya. Pendingin udara atau AC pun akan bekerja lebih ekstra karena panas ini berasal dari dinding yang tersengat sinar matahari.

Untungnya, ada satu solusi untuk mengatasi rumah yang terasa panas akibat sengatan sinar matahari ini. Solusi yang dimaksud adalah dengan memasang secondary skin pada lapisan luar dinding rumah. Dengan begitu, rumah akan lebih sejuk karena dindingnya terlindungi dari sengatan sinar matahari. Di sisi lain, material ini juga memiliki berbagai jenis dan pola, sehingga bisa mempercantik fasad atau perwajahan rumah.

Dalam fungsinya sebagai pelindung rumah dari panas sinar matahari, salah satu jenis pelapis dinding ini biasanya digunakan para arsitek pada rumah yang menghadap barat. Sebab, rumah yang menghadap ke arah tersebut terkena paparan matahari lebih banyak dibandingkan dengan rumah yang menghadap arah lainnya. Tapi, karena rumah di kawasan pesisir seperti pantai Jakarta biasanya terkena paparan sinar matahari dari berbagai arah mata angin, maka secondary skin pun layak untuk diaplikasikan di rumah pada kawasan tersebut.

Jadi, dengan menggunakan secondary skin ini, paparan sinar matahari tidak langsung mengenai bangunan, melainkan akan tertahan oleh material yang dimaksud. Panas matahari juga tidak akan tembus ke interior karena ada celah antara secondary skin dan dinding rumah. Celah atau ruang kosong inilah yang menjadi area insulasi termal, sehingga panas dari cahaya matahari tidak masuk ke dalam rumah.

Sementara terkait fungsi tambahannya sebagai elemen estetika, secondary skin dapat digunakan untuk membentuk bagian luar bangunan. Misalnya, secondary skin dipasang pada bagian fasad bangunan untuk mempertegas karakter desain rumah. Fungsi secondary skin untuk estetika ini pun makin populer seiring dengan banyaknya jenis dan bentuk material tersebut di pasaran.

Jenis-jenis Secondary Skin

Jika dilihat dari jenisnya, secondary skin memang dibedakan menjadi beberapa macam. Macam-macam pelapis dinding ini pun tergantung pada material pembuatnya. Di sisi lain, material ini pula yang nantinya menentukan bentuk secondary skin yang dipasang pada bangunan rumah. Maka itu, sebelum mengaplikasikannya pada hunian, ada baiknya pemilik atau penghuni rumah mengetahui dan memahami jenis-jenis material secondary skin terlebih dahulu.

Beberapa macam atau jenis material secondary skin ini adalah bata roster, kayu solid, kayu imitasi, besi hollow, perforated metal, kaca, bambu, hingga tanaman merambat. Material-material tersebut dianggap memiliki kemampuan menangkal sengatan dan panas sinar matahari, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan secondary skin.

Khusus untuk jenis tanaman rambat, penghuni atau pemilik rumah bisa menggunakan tanaman Lee Kwan Yew. Sebab, tanaman ini dikenal ramah terhadap dinding sehingga tidak akan merusak permukaannya. Cara penerapan tanaman Lee Kwan Yew sebagai secondary skin bisa dengan membuat kebun vertikal.

Beragamnya material ini membuat secondary skin dapat dieksplorasi ke berbagai bentuk, pola, serta efek pencahayaan untuk membuat fasad rumah tampil lebih memukai. Alhasil, rumah pun bisa terasa sejuk dan tampil lebih indah, meski berada di kawasan pesisir seperti pantai Jakarta sekalipun.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads