Semarak Gerakan Membaca 30 Hari di Jakarta Barat

Pendidikan

Semarak Gerakan Membaca 30 Hari di Jakarta Barat

Guna menumbuhkan budaya membaca, Sudis Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Barat melaksanakan kegiatan #BacaJakarta, yakni gerakan membaca 30 hari (1-30 April 2019) pada ruang-ruang baca, seperti Perpustakaan RPTRA, sekolah, taman dan rumah susun di wilayah Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat, Tri Wahyuningsih mengatakan, gerakan membaca 30 hari ini menyasar pada anak usia 7-12 tahun. Tujuannya, meningkatkan interaksi antara pembaca dengan ruang baca agar terbentuk generasi sadar literasi.

[Baca Juga: Perpustakaan untuk Generasi Milenial di Tangsel]

Gerakan membaca 30 hari ini rutin dilaksanakan setiap hari, tak terkecuali hari Sabtu dan Minggu. 10 mobil perpustakaan keliling pun dikerahkan pada sejumlah ruang baca, terutama sekolah dasar dan RPTRA.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) bekerja sama dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat mengadakan Gerakan #BacaJakarta dalam rangka membangun kegemaran membaca masyarakat di Jakarta.

[Baca Juga: Jauhkan Anak dari Gawai Bersama Klub Buku Nyala Matahari]

Gerakan tersebut akan berlangsung selama bulan April di 100 titik ruang baca yang tersebar di Jakarta. Adapun titik ruang baca itu mencakup perpustakaan umum, perpustakaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), perpustakaan rusun, Taman Baca Masyarakat, Pojok Baca, Garasi Baca, dan lain-lain.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispusip DKI Jakarta, Suryanto mengatakan, gerakan ini menyasar anak usia 7-12 tahun.

Perpustakaan Keliling Semarakkan Gerakan Membaca 30 Hari di Jakarta Barat

Kerahkan Perpus Keliling

“Setiap hari, mobil perpustakaan ini keliling ke sekolah dasar. Seperti, SDN 03 Meruya Utara, SDN Kalideres 07, dan sebagainya. Ada juga yang di RPTRA. Mereka memiliki jadwal kunjungan setiap harinya,” papar Tri.

Selain sekolah dan RPTRA, mobil perpustakaan keliling ini juga menyasar pada sejumlah taman, gelanggang olahraga dan lapangan bola di wilayah Jakarta Barat, diantaranya, Taman Catelya, Taman Green Garden, Kedoya, GOR Grogol, dan Lapangan Klingkit 04 Rawa Buaya.

[Baca Juga: Post Santa, Komunitas Pecinta Buku di Pasar Santa]

Sudis Pusip Jakarta Barat juga mengerahkan para relawan literasi yang mendampingi pengunjung selama membaca. Relawan ini bertugas mendampingi anak-anak dalam membaca dan menuliskan peta cerita, termasuk menata ruang baca. “Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak agar gemar membaca, mencinta ilmu pengetahuan serta mengasah kemampuan literasi dan baca tulis,” tambahnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.