Contoh kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga oleh masyarakat

Berita Kawasan

Semarang Pilah Sampah, Edukasi Pengelolaan Sampah Masa Pandemi

Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu pada acara HPSN 2021 menyampaikan komitmen akan kepedulian terhadap sampah sebagai upaya penyelamatan bumi dari bencana, terutama banjir di Semarang. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi jumlah produksi sampah menggunakan prinsip 3R adalah dengan mengelola sampah rumah tangga.

Apalagi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah mencanangkan kebijakan strategi daerah dalam pengelolaan sampah untuk DLHK yakni mengurangi 30% jumlah produksi sampah Kota Semarang. Maka dari itu, agar pengelolaan sampah rumah tangga berjalan efektif, Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Semarang mengembangkan sistem dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga melalui bank sampah yang dikelola langsung oleh masyarakat sebagai pengurus bank sampah.

Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bu Ita, sapaan akrab Wakil Walikota menginginkan jika program Semarang pilah sampah dapat menjadi gerakan di kota Semarang. Oleh karena itu, pada acara HPSN 2021 beliau memberi contoh pada masyarakat bagaimana cara memilah sampah secara umum yang terdiri dari tiga jenis pilah, antara lain jenis sampah plastik, kertas, dan metal atau logam.

Di lain pihak, kita jangan lupa dibalik ajakan memilah sampah rumah tangga, ternyata untuk pengelolaan sampah rumah tangga membutuhkan banyak tenaga kerja dalam pelaksanaan baik dari proses pengumpulan, pengangkutan, hingga pembuangan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Termasuk juga dalam kegiatan daur ulang sampah yang dilakukan melalui bank sampah.

Padahal menurut Yayasan Bintari, salah satu lembaga mitra DLHK Semarang dalam program pilah sampah, sebelumnya pernah menerangkan jenis sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga yang dikelola oleh bank sampah (BS) cukup beraneka ragam dan tidak sedikit yang termasuk kedalam kategori Limbah Bahan Berbaya dan Beracun (limbah B3).

[Baca Juga: Semarang Pilah Sampah, Solusi Cegah Sumbatan Drainase]

Mengingat kondisi jenis sampah yang dikelola oleh BS berbeda-beda, maka tidak menutup kemungkinan sampah- sampah tersebut telah terkontaminasi zat beracun atau pun mikro organisme (virus/ jamur/ bakteri) yang berpotensi membahayakan dan mengganggu kesehatan masyarakat, terutama pengelola BS. Sebab mereka bersinggungan langsung dengan sampah. Sehingga diharapkan program Semarang pilah sampah bukan hanya melakukan pengelolaan sampah di masyarakat. Namun melakukan pencegahan bahaya/ hazard di lingkungan BS, terlebih di masa pandemi saat ini.

Padahal, tidak sedikit pengurus BS, yang didampingi Yayasan Bintari sebelum masa pandemi, ditemukan kenyataan jika mereka kurang memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan BS. Bahkan, peralatan dasar seperti sarung tangan dan masker wajah pun tidak tersedia di sana. Padahal hal itu sangat dibutuhkan agar terhidar dari faktor bahaya ketika berinteraksi secara langsung dengan pengelolaan sampah.

Sampah Medis di Muara Sungai Menuju Teluk Jakarta Terus Meningkat

Oleh karena itu, menurut Ratna budiarti, ST, MSi dari Yayasan Bintari termasuk Magister Lingkungan UNDIP, menjelaskan jika kita perlu mengedukasi masyarakat terkait jenis sampah rumah tangga yang dikelola oleh BS cukup beraneka ragam dan tidak sedikit yang memiliki potensi bahaya bagi pengurus bank sampah dan nasabah. Kami berikan informasi mengenai identifikasi potensi dan upaya mitigasi bahaya dari pengelolaan sampah secara umum. Atas kondisi tersebut, kami berusaha untuk mengajak dan melibatkan secara langsung pengurus BS untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja dan kerugian yang dialami. Mereka juga harus memahami faktor- faktor bahaya dan contoh dampak dari masing- masing faktor bahaya tersebut.

Selain itu, Ratna juga mengajak mereka mengenal simbol potensi bahaya dan contoh potensi bahaya yang timbul dalam pengelolaan sampah. Agar para pengurus BS ini memperoleh informasi yang memadai untuk berpartisipasi langsung dalam menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk diterapkan di masing- masing bank sampah. Potensi dan mitigasi bahaya diidentifikasi dan diakomodasi di setiap tahapan kegiatan bank sampah, mulai dari pengumpulan, pengangkutan, pemilahan, penimbangan, dan penjualan, baik di level rumah tangga atau nasabah dan level BS.

[Baca Juga: Penanganan Limbah & Sampah Masa Pandemi, Pemkot Bekasi Tinjau Lokasi]

Ketika memasuki masa awal pandemi dan melihat kebutuhan mendesak terkait edukasi pengelolaan sampah di masa itu, maka Yayasan Bintari mengajak para pengurus bank sampah perlu menerapkan protokol kesehatan pada pengelolaan sampah. Agar informasi tentang edukasi pengelolaan sampah di masa pandemi mudah dipahami dan dapat dilakukan oleh masyarakat secara luas, maka Yayasan Bintari perlu membuat video singkat berisi hal- hal seperti yang dijelaskan di bawah ini

  1. Mulai dari level rumah tangga, seperti masyarakat menjemur sampah paling tidak tiga hari sebelum disetorkan ke BS untuk menghilangkan virus yang menempel pada sampah.
  2. Lalu menggunakan masker dengan baik dan benar sambil tetap jaga jarak saat penyetoran di bank sampah.
  3. Selain masker, pengurus bank sampah juga harus menggunakan sarung tangan dengan tetap menjaga jarak saat melakukan penimbangan, pemilahan, dan pencatatan.
  4. Selalu sediakan peralatan cuci tangan/ hand sanitizer dan pastikan semua masyarakat membersihkan tangan setelah penyetoran.
  5. Ketika pengurus telah selesai berkegiatan di bank sampah, maka mereka wajib mencuci tangan dengan melepas masker dan sarung tangan.
  6. Setelah itu, yang terakhir cuci masker dan sarung tangan hingga bersih. Kemudian alat pelindung diri dapat dipakai kembali

[Baca Juga: Tips Mengurangi Sampah Makanan di Rumah Kala Pandemi COVID-19]

Berdasarkan keterangan Ratna ketika dihubungi tim redaksi Pingpoint, Rabu (17/3/2021), video ini dibuat dengan melibatkan BS Polaman Resik Sejahtera karena bank sampah dampingan Yayasan Bintari ini dianggap sudah menerapkan prinsip- prinsip BS dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Jika penasaran ingin melihat video di atas dan ingin menerapakan protokol kesehatan pada pengelolaan sampah, maka pointers dapat mengaksesnya di kanal Youtube BINTARI atau instagram(IG) bintariorg berjudul pengelolaan bank sampah ditengah pandemi covid- 19. Demikian pesan yang ingin kami sampaikan sesaat sebelum mengakhiri sesi interview.


Read More

Artikel Lainnya

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng


Comments


Please Login to leave a comment.