PONDOK INDAH-KAWASAN-KELURAHAN CIPETE UTARA GELAR SEMINAR BISNIS-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Bisnis

Seminar Bisnis di Cipete Utara Terapkan Pola Pikir Milenial

Pihak Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan selalu mencoba melakukan inovasi bersama warganya. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada di kawasantersebut. Salah satu cara guna membimbing para warga melihat potensi itu adalah dengan mengadakan seminar binsis.

Seminar yang bertajuk Entrepreneur Mindset Millenials-Dalam Membangun Bisnis Sukses Di Era Industri 4.0 ini pihak Kelurahan Cipete Utara menggandeng Master Coach International Margetty Herwin sebagai narasumber seminar yang berlangsung di Hotel Kyriad, Cipete Utara, Jakarta Selatan (7/12/2018).

Lurah Cipete Utara Muhammad Yohan mengatakan, diselenggarakannya seminar bisnis ini merupakan usulan para warga untuk mengadakan pelatihan bisnis. Sebelumnya, pada bulan April 2018 lalu, sebanyak 44 Camat dan 27 Lurah dilatih oleh Coach Margetty Herwin dengan materi “Leadership Out of The Box”.

[Baca Juga: Kelurahan Cipete Utara Gelar Pelatihan Pemadaman Api]

Secara spontan Yohan kemudian menghubungi Coach Margetty. Kemudian disampaikan pesertanya adalah Ketua RT, RW, PKK, dan Karang Taruna. Permintaan untuk mengadakan seminar bisnis ini ternyata direspon positif oleh Coach Margetty.

“Intinya warga diminta untuk menangkap peluang bisnis yang ada di wilayah Kelurahan Cipete Utara dan sekitarnya. Sekaligus warga nantinya dapat bersaing dan memulai tahapan membangun bisnis sukses secara tersistem dan terstruktur,” ujarnya kepada PingPoint.co.id melalui pesan singkat, (10/12/2018).

Seminar Bisnis di Cipete Utara

Dalam seminar tersebut, Coach Margetty menerangkan beragam hal. Antaranya gambaran kondisi bisnis dan usaha millenials di era industri 4.0, entrepreneur mindset millenials untuk hadapi era industri 4.0, tips untuk generasi millenials sebelum menikah dalam beradaptasi di era industi 4.0, dan roadmap optimalisasi kinerja bisnis dan usaha millenials menuju bisnis sukses.

Selain itu, Coach Margetty juga meminta kepada warga Cipete Utara untuk menangkap peluang bisnis terkait Jalan Fatmawati yang tidak lama lagi akan menjadi kawasan bisnis seiring beroperasinya mass rapid transit (MRT).

Pasalnya, akan ada jutaan pengguna akan hilir mudik dengan cepat di sekitar jalur MRT. Tangkap peluang bisnis yang ada, karena mereka bergerak cepat maka siapkan juga yang cepat, semisal paket kue dan kopi dengan harga Rp10.000.

[Baca Juga: Kuliah Bisnis Industri Kreatif di Kalbis Institute]

“Sebentar lagi MRT di Jalan Fatmawati akan beroprasi. Kemas produk itu dengan baik, jaga rasa dan kualitas, tetapkan harga pas supaya tidak perlu kembalian,” katanya.

Kemampuan membaca peluang, lanjutnya, menjadi salah satu penentu kesuksesan memulai bisnis. Selain itu, semangat dan kegigihan juga perlu dipupuk ketika seseorang hendak memulai bisnis.

Read More

Artikel Lainnya

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

Kesehatan

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

18 August 2019, 20:00  |  2 Views

Untuk meningkatkan kepedulian serta mendorong wanita untuk melakukan deteksi dini kanker, Kampung Kepo diresmikan.

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

Properti dan Solusi

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

18 August 2019, 19:00  |  3 Views

Biasanya ampas kopi selalu berakhir di tempat sampah, namun ternyata endapan hasil akhir dari minuman lezat ini masih dapat Anda manfaatkan.

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

Bisnis

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

18 August 2019, 18:00  |  6 Views

GoPay menjadi uang elektronik pertama yang dapat menjadi opsi pembayaran biaya kirim barang melalui JNE. Kirim barang pun jadi lebih praktis.

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

Kesehatan

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

18 August 2019, 17:00  |  5 Views

Kader JKN berperan aktif menyukseskan Program JKN-KIS. Selain itu, berbagi informasi dan membawa manfaat kepada masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.