Sengkubak, Vetsin Alternatif Rendah Resiko Dari Kalimantan

Kesehatan

Sengkubak, Vetsin Alternatif Rendah Resiko Dari Kalimantan

Pointers pernah dengar Sengkubak? Sengkubak dengan nama ilmiah Pycnarrhena cauliflora (Miers.) Diels lain merupakan tanaman yang populer di daerah Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai tanaman konsumsi. Tepatnya di Kalimantan Barat Kabupaten Sintang, Sengkubak sering digunakan masyarakat Taman Nasional Kayan Mentarang sebagai tanaman obat dan penyedap rasa alami.

Sengkubak, Vetsin Alternatif Rendah Resiko Dari Kalimantan

Berdasarkan dari jurnal hasil uji farmasi mahasiswa kedokteran UNTAN (30/12/2015), menjabarkan bahwa secara empiris Sengkubak juga dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit kepala. Dilihat dari hasil kajian mahasiswa IPB dalam aspek konservasi Sengkubak di Kabupaten Sintang (14/12/2007), Sengkubak memiliki diameter daun berhujung lancip dengan panjang 7,3-21 cm hingga 3-9,5 cm. Sengkubak memiliki kandungan asam glutamat Inposin 5-Monofosfat (IMP), Guanosin 5 Monofosfat (GMP), protein, karbohidrat dan kaya akan mineral. Tanaman ini banyak ditemukan di dataran hutan dengan ketinggian sekitar 50 hingga 150 Mdpl .

[Baca Juga: 5 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan]

Karena memiliki rasa yang mirip dengan vetsin (MSG Penyedap masakan), Sengkubak kerap menjadi bumbu rempah alami yang sering digunakan sebagai penyedap segala jenis masakan. Meski terbilang sebagai bahan pengganti vetsin (MSG), namun tekstur komponen penyedap yang diambil dari Sengkubak tidak berbentuk kristal melainkan berbentuk sari cair. Sebagai penyedap rasa, Sengkubak memiliki kandungan yang terbilang lebih ramah dan memiliki resiko yang lebih rendah jika dibandingkan dengan penyedap rasa buatan pabrik seperti vetsin (MSG).

Sengkubak, Vetsin Alternatif Rendah Resiko Dari Kalimantan

Secara turun temurun Sengkubak telah dijadikan bahan pokok oleh masyarakat sekitar. Selain menjadi bumbu penyedap masakan, Sengkubak juga sering digunakan sebagai obat-obatan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Sengkubak dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit kepala. Selain itu, ramuan Sengkubak atau sering disebut sebagai “Tapal” ini juga dipercaya sebagai obat penyakit dalam ringan seperti kembung atau batuk dan obat penyakit luar seperti memar dan jarem. Cara pengaplikasian ramuan Sengkubak atau Tapal terbilang sederhana, bisa dengan cara konsumsi (makan atau minum) atau ditempelkan.

[Baca Juga: Akar Bajakah, Penyembuh Kanker dari Palangka Raya]

Karena lokasi tumbuh tanaman Sengkubak berada cukup jauh di dalam hutan, masyarakat Kabupaten Sintang biasanya akan memasok daun Sengkubak dan mengolahnya menjadi bubuk kering dan disimpan dalam stoples.


Read More

Artikel Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.

E ast Ventures Pimpin Suntikan Dana Rp63,8 Miliar untuk Startup Diri.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Suntikan Dana Rp63,8 Miliar untuk Startup Diri Care

11 August 2022, 15:15

East Ventures berkolaborasi dengan beberapa investor guna memberikan putaran pendanaan awal untuk perusahaan startup Diri Care dengan nilai US$4,3 juta.


Comments


Please Login to leave a comment.