KEMANG_FASHION_SENI ILUSTRASI TAS KANVAS TULISAN HADIR DI COLONY KEMANG_OCI_REVISI 01-01.jpg

Kecantikan dan Fashion

Seni Ilustrasi Tas Kanvas Tulisan Hadir di Colony Kemang

Tulisan merupakan produk aksesoris dan peralatan rumah tangga yang bukan buatan pabrik. Merek yang diciptakan seniman Melissa Sunjaya ini memiliki beberapa toko, antara lain di Colony Kemang, yang beralamat di Jl. Kemang Raya, RT.14/RW.1, Bangka, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12730.

Nama Tulisan bermakna 'tulisan tangan,' kata sederhana yang merupakan simbol untuk Anda membuat tanda. Tulisan juga memiliki makna bersetia kepada diri sendiri dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Demikian dikatakan Melissa sebagai seniman yang karya ilustrasinya dicetak secara manual di atas kanvas untuk membuat tas, dompet, celemek, alas makan, dll.

Koleksi Tulisan dibuat dalam jumlah terbatas dengan tema-tema yang terus berganti dalam periode tertentu. Setiap tema, hadir dalam sebuah narasi, sebuah cerita yang dipersembahkan Melissa bersama timnya. Cerita tersebut dibuat menjadi tema, diterjemahkan dalam warna dan garis-garis ilustrasi yang kemudian dicetak di atas kanvas dengan cara disablon manual.

Beberapa koleksi terinspirasi cerita rakyat tradisional Indonesia seperti Bawang Merah dan Bawang Putih, Lutung Kasarung, Surat Roro Mendut, dan Bio Fantasy. Koleksi terakhir merupakan dedikasi kepada sastrawan Chairil Anwar yang puisi-puisinya telah dimasukkan ke dalam kisah fiksi ilmiah yang ditulis oleh Melissa dengan menampilkan ilustrasi sel mikroskopis imajiner.

[Baca Juga : Komunitas Salihara, Ruang Ekspresi Seniman di Jakarta Selatan]

Motif abstrak yang menyerupai sel-sel mikroskopis itu merupakan tafsir Melissa terhadap puisi karya Chairil Anwar. Selain ilustrasi, terselip pula kutipan puisi yang ditulis dengan kaligrafi secara tersembunyi dan hanya dapat dibaca melalui lensa inframerah.

Kisah-kisah menarik tersebut menjadi ciri khas produk-produk Tulisan. Kemampuan Melissa bercerita dalam ilustrasinya yang menawan membawa produk ini mendapatkan pengakuan dari dalam maupun luar negeri.

Studio Seni Rumahan

Tulisan dimulai sebagai studio seni rumahan di Jakarta. Meskipun produk lokal, harga Tulisan relatif mahal. Namun, produk ini tetap dicari konsumen hingga kolektor. Melissa membangun bisnisnya dari mimpi besar ingin membuat produk kerajinan tangan dengan sentuhan khas Indonesia. Dia terhitung berhasil mengolaborasi seni dan bisnis yang beretika.

Berdasarkan artikel profil yang dimuat di Femina, usaha Melissa ini selalu didukung ibunya, Didi Hersubeno yang merupakan home decorator yang autodidak, perfeksionis, dan wiraswasta yang tekun. Semangat ibunya itulah yang terus ditanamkan Melissa ke dalam tim Tulisan.

Tidak semata-mata produk kerajinan tangan, Tulisan juga menyertakan seni dan memperhitungkan dampak lingkungan dari tiap produknya. Masih dari sumber yang sama, pada 2010, bermodal Rp5 juta, Melissa membeli bahan katun kanvas murni sebanyak 100 yard dari sebuah toko di dekat Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, yang menjual banyak bahan ekspor. Kanvas dia dapatkan adalah kualitas ekspor nomor satu yang harganya sangat mahal. Kanvas itu dipotong memakai pola yang tidak meninggalkan sisa sedikit pun.

Bahan-bahan tersebut kemudian disablon dan dikeringkan secara manual yang prosesnya butuh waktu dua minggu penuh. Koleksi awal Tulisan terdiri atas tea towel, celemek, dan sarung bantal yang dibuat di garasi rumah dengan menggunakan mesin jahit merek Singer, peninggalan nenek Melissa dari tahun 1940-an.

Sejak awal brand ini telah memosisikan produknya sebagai bentuk karya seni yang diaplikasikan pada barang-barang pakai sehari-hari, seperti baju, tas, aksesori, dan home décor. Posisi yang unik ini dipilih Melissa bukan tanpa alasan. Ia menginginkan semua produk Tulisan tidak hanya memiliki fungsi yang bisa menyesuaikan kebutuhan pemiliknya, tapi juga ada emosi yang mengikuti tiap produknya.

[Baca Juga : Tas Selempang Bahan Kanvas, Merek Lokal Juga Trendi]

Karya yang orisinal membuat banyak orang melihat Tulisan sebagai produk seni. Bahkan, tidak sedikit pelanggan yang mengoleksi produk Tulisan. Keunikan Tulisan adalah semua karya seninya dimulai dari goresan tangan yang pengerjaannya bisa memakan waktu sampai 12 bulan dengan menggunakan beberapa teknik menggambar, antara lain pointillism, cross hatch, dan vignette. Ini pun belum termasuk riset yang Melissa lakukan untuk tiap gambar yang ia buat. Hasilnya, tiap karya seni memiliki cerita fiksi atau jurnal yang berdasarkan riset nyata. Selain itu, dalam pemilihan warna, Melissa juga melakukan riset khusus mengenai tren warna untuk dua tahun ke depan.

Dalam tiap proses seni ada tuntutan untuk mengekspresikan diri tanpa batasan dan menciptakan manifestasi seni yang bisa memberi arti kepada orang lain. Bagi Melissa, kedua tuntutan ini saling bergandengan, tidak bisa saling mendahului. Hal yang sama dia terapkan dalam toko-toko dan display produk Tulisan. Masuklah ke toko Tulisan yang terletak di lantai dasar Colony Kemang. Di toko yang terletak di Jalan Kemang Raya itu, Anda bisa melihat bagaimana kisah-kisah yang menjadi kekayaan tradisi Indonesia hidup kembali dalam goresan tangan Melissa yang menghiasi produk Tulisan.

Read More

Artikel Lainnya

Lagu Kembali Ke Awal Ciptaan Glen Fredly Jadi Soundtrack Film Twivortiare

Berita Kawasan

Kembali Ke Awal Karya Glen Fredly Jadi Soundtrack Film Twivortiare

19 July 2019, 21:00  |  10 Views

Setelah merilis lagu Orang Biasa, Glen Fredly kembali merilis single Kembali ke Awal yang juga dijadikan sebagai original soundtrack film Twivortiare dari rumah produksi MD Pictures.

TP PKK Bina Kesehatan Keluarga di Tangerang

Berita Kawasan

Tim Penggerak PKK Bina Kesehatan Keluarga di Tangerang

19 July 2019, 20:00  |  8 Views

PKK memberikan segala macam informasi mulai dari hidup tertib dan teratur, standar gizi dan wawasan kesehatan.

Nilai Transaksi di IFRA 2019 Capai Rp793 Miliar

Bisnis

Nilai Transaksi di IFRA 2019 Capai Rp793 Miliar

19 July 2019, 19:00  |  7 Views

Nilai transaksi yang dicapai membuat panitia IFRA 2019 semakin optimistis dalam membatu memajukan industri franchise Indonesia melalui pameran berkualitas.

Asian Development Tour Siap Digelar di Gunung Geulis Golf

Berita Kawasan

Asian Development Tour Siap Digelar di Gunung Geulis Golf

19 July 2019, 18:00  |  8 Views

Turnamen golf Asian Development Tour akan diikuti 144 pegolf dari hampir 20 negara. Turnamen golf internasional ini berhadiah senilai total 75.000 USD.


Comments


Please Login to leave a comment.