Seniman Semarang Tampil Daring Lewat Panggung Kahanan

Hobi dan Hiburan

Seniman Semarang Tampil Daring Lewat Panggung Kahanan

Para Seniman Kota Semarang tampil di sebuah pertunjukan seni bertajuk “Panggung Kahanan Mositivi COVID-19” pada Senin (4/5/2020). Meski tidak disaksikan oleh banyak orang, para seniman tak patah semangat berkarya di lapangan basket samping kediaman dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mereka di antaranya seniman tari dari Komunitas Tari Bawika, Pelukis Muji Konde, Komedian Ipin, dan turut hadir seniman Musikalisasi Puisi dari Kendal.

Seniman Semarang Tampil Daring Lewat Panggung Kahanan

Pagelaran ini digagas Ganjar karena para seniman tak dapat tampil di pertunjukan biasa selama Pandemi COVID-19. Ia mendapatkan banyak aduan tentang para seniman yang tidak bisa manggung. “Awalnya saya ngobrol dengan seniman, intinya seniman tak boleh patah hati, tak boleh mati langkah. Karya bisa ditunjukkan pada seluruh medium yang ada. Nyumbang juga boleh, agar dapur seniman tetap ngebul,” ujar Ganjar, dikutip dari jatengprov.go.id (5/5/2020).

Para seniman tampil dengan tetap memerhatikan jaga jarak fisik. Mereka dan sedikit penonton yang hadir, termasuk Ganjar, tetap mengenakan masker.

[Baca Juga: Seniman Ngesti Pandowo Ditantang Tampil Daring]

Rencananya, Panggung Kahanan Mositivi COVID-19 akan digelar selama tiga kali dalam satu pekan, yaitu setiap Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 15.30 WIB. Penampilan para seniman pun ditayangkan secara daring melalui Facebook dan saluran Youtube milik Ganjar Pranowo.

“Ini semua serba gotong-royong dan spontan. Malah teman-teman artis nasional pengin diundang. Kayaknya sekali-kali bisa berkolaborasi agar menyemangati teman-teman untuk tetap berkarya,” lanjut Ganjar, mengutip ayosemarang.com (5/5/2020).

Seniman Semarang Tampil Daring Lewat Panggung Kahanan

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun berharap pagelaran ini dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Menurutnya, cara para seniman yang sedang bertahan dan tetap menghibur ini dapat ditiru.

Sementara itu, seniman tari bernama Frido mengatakan acara yang diikutinya itu dapat mengobati hatinya. Pasalnya, pada awal tahun 2020, sebetulnya Ia tampil di pertunjukan luar negeri, tetapi terhenti karena pandemi COVID-19.

[Baca Juga: Tradisi Dugderan di Semarang Saat Pandemi COVID-19]

“Rencananya, awal tahun ada misi budaya di Shanghai dan Polandia. Tetapi karena COVID-19, gagal. Ya ini bisa mengobati kekecewaan kami dan sebagai sarana tampil,” ujar Frido.

Seniman Rupa Muji Triyono pun merasa pagelaran ini medium alternatif yang dapat dimanfaatkannya selama tak bisa memamerkan karya secara langsung pada masyarakat.

“Menurut saya seniman harus berekspresi di mana pun. Ruang ini merupakan alternatif bagi kami, karya kami,” kata Muji.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digita l.jpg

Pendidikan

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digital

15 May 2022, 10:38

Di era digital saat ini, SDM di Tanah Air didorong memiliki kemampuan public speaking yang tak hanya bersifat luring tapi juga daring.

Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata Ini Dipanen Wagub Ariza.jpg

Berita Kawasan

Panen Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata

13 May 2022, 16:04

Wagub Ariza baru-baru ini bersama istrinya merasakan langsung bagaimana memanen buah belimbing serta sayur bayam di lahan eduwisata urban farming Jakarta Selatan.

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmi n.jpg

Hobi dan Hiburan

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmin

13 May 2022, 10:02

Pada hari ini, DJ Lyfes asal negara Belanda meluncurkan hasil kolaborasinya besama produser EDM dalam negeri DJ Yasmin.

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022.jpg

Pendidikan

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022

12 May 2022, 19:32

Acer Indonesia telah mempersiapkan hadiah total Rp500 juta dalam ajang penghargaan ASSA 2022 demi mempercepat transformasi digital di sekolah SD hingga SMA/SMK di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.