Menilik Sepatu Bebas Genggam Koleksi Terbaru Nike

Kecantikan dan Fashion

Sepatu Terbaru Nike, Bisa Dipakai Tanpa Bantuan Tangan

Nike mendorong teknologi sepatu lebih jauh dengan Go FlyEase. Sepatu “everyday performance lifestyle shoe" seharga USD120 atau Rp1,68 juta ini dapat dipakai langsung tanpa bantuan tangan.

Inovasi utama dalam sepatu ini adalah engsel yang disebut bistable, yang memungkinkan sepatu bergerak dalam dua posisi: posisi tegak di mana sol bagian dalam sepatu berada pada sudut sekitar 30 derajat sehingga kamu dapat dengan mudah memasukkan kaki; dan posisi mendatar di mana sepatu bagian dalam dan bagian luar menyatu dan melapisi kaki selama kamu berjalan atau berlari. Ini seperti dua sepatu menjadi satu dengan sepatu bagian dalam bisa keluar untuk memudahkan pemakaian.

Menilik Sepatu Bebas Genggam Koleksi Terbaru Nike

Konsep ini berasal dari gerakan standar yang dilakukan kebanyakan orang saat melepas sepatu slip-on seperti Crocs, sandal, atau sepatu kets tua yang sudah longgar, yang melibatkan penggunaan satu kaki untuk menarik tumit kaki lainnya. Dengan "tumit penyangga" Go FlyEase, gerakan ini memungkinkan kamu mengeluarkan kaki dari sepatu sekaligus menggeser engsel untuk menopangnya. Seluruh prosesnya bebas tanpa perlu bantuan tangan. Demikian pernyataan tertulis yang dikeluarkan Nike.

Ada lebih dari sekadar daya tarik estetika dan kemalasan di sini. Nike merancang ini dengan mempertimbangkan aksesibilitas, yang berarti ini adalah pilihan yang bagus untuk orang-orang yang mungkin mengalami kesulitan membungkuk untuk memakai atau mengikat tali sepatu.

[Baca Juga: Nike Air Force 1s, Sepatu Favorit Para Supermodel]

Sepatu FlyEase ini diciptakan desainer Nike Tobie Hatfield yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di Nike mengembangkan sepatu yang mengutamakan aksesibilitas yang lebih demi memenuhi kebutuhan orang dengan disabilitas. Upaya ini terkadang menghasilkan beberapa produk inovatif dan terkenal seperti sepatu yang terinspirasi dari Back to the Future, Nike Mag, dan varian self-lacing yang lebih modern seperti HyperAdapt 1.0 dan Adapt BB.

“Ini sepatu hands-free pertama kami,” kata Hatfield. Dan meskipun Go dibuat untuk orang yang mengalami kesulitan mengikat tali sepatu, bisa siapa saja, mulai dari ibu hamil di trimester ketiga hingga lansia dengan rematik, Nike yakin desain ini akan diperlukan siapa saja yang ingin memakai sepatu dengan lebih mudah.

Menilik Sepatu Bebas Genggam Koleksi Terbaru Nike

Nike belum berkomitmen untuk memastikan apakah teknologi Go akan digunakan untuk olahraga basket atau lari, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk inovasi lanjutan di kemudian hari. Namun, bagian paling menonjol dari Flyease Go adalah bahwa ini bukan hanya sepatu, tetapi potret mentalitas yang berubah di Nike dalam cara perusahaan mengejar terobosan dalam desain.

“Kami sering mendengarkan para atlet ekstrim untuk pencapaian semacam ini. Lebron kami lihat sebagai atlet ekstrim. Jika kami bisa mendesain untuknya, kami juga bisa menyelesaikannya masalah kebutuhan pemain bola basket sekolah menengah. Yang saya suka tentang sepatu ini khususnya adalah kami mendengarkan kebutuhan ekstrim [orang dengan keterbatasan]. Tetapi dengan solusi ini, kami merasa itu adalah kebutuhan universal,” kata Direktur Senior Nike Ease Sarah Reinertsen seperti diberitakan fastcompany.com (8/2/2021).

Menilik Sepatu Bebas Genggam Koleksi Terbaru Nike

Dengan kata lain, daripada sekadar mendesain sepatu untuk para atlet dewa seperti yang dulu dilakukan, kini Nike juga merancang terlebih dahulu untuk orang berkebutuhan khusus. Dalam kedua kasus tersebut, inovasi Nike dapat menguntungkan konsumen umum, tetapi opsi terakhirlah merangkul lebih banyak orang di dalamnya.

Nike mengatakan sepatu tersebut akan dijual mulai tanggal 15 Februari "untuk Anggota Nike tertentu", meskipun tidak jelas berapa banyak unit yang akan tersedia pada penjualan pertama. Perusahaan mengatakan "ketersediaan konsumen yang lebih luas" direncanakan pada akhir tahun 2021.

Read More

Artikel Lainnya

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2 021.jpg

Hobi dan Hiburan

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2021

24 February 2021, 16:37

Ingin ponsel gaming yang ramah di kantung? realme narzo 30A yang siap dirilis awal bulan depat dapat jadi opsinya.

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III.jpg

Hobi dan Hiburan

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III

24 February 2021, 14:53

Usai melewati pertarungan digital yang panjang selama enam pekan, FFML Season III resmi berakhr dengan sembilan tim e-sport yang berhasil jadi juara.

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Ting gi.jpg

Bisnis

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Tinggi

24 February 2021, 13:52

Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini meneken perjanjian kerjasama dengan empat perguruan tinggi di wilayahnya guna semakin memperkuat kualitas wirausaha di Jakpreneur.

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak.jpg

Pendidikan

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak

24 February 2021, 12:51

Dalam orasi ilmiahnya, Guru Besar Unpad memaparkan bagaimana pandemi COVID-19 memiliki pengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak.


Comments


Please Login to leave a comment.