Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

Kawasan Glodok di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat telah dikenal secara umum sebagai lokasi Chinatown atau Pecinan di Ibu Kota yang di mana menjadi salah satu destinasi bersejarah serta kuliner di Jakarta. Bahkan Kementerian Pariwisata dan Kreatif (Kemenparekraf) menjadikan kawasan ini sebagai desa wisata di Tanah Air dalam rangka menggali potensi pariwisata serta mendorong perekonomian di Glodok. Untuk semakin menguatkan identitas Chinatown di kawasan Glodok, baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Perhimpunan (Indonesia Tionghoa) INTI meresmikan gapura yang menjadikan lokasi ini semakin ikonik sebagai pecinan di Ibu Kota.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdir i.jpg

Berbicara mengenai gapura di Chinatown Glodok, sebenarnya sejak abad 18-an, bangunan ini telah berdiri kokoh di area yang menjadi saksi sejarah Geger Pecinan tersebut. Namun sayangnya ketika di masa kependudukan Jepang di Indonesia, gapura tersebut dihancurkan. Puluhan tahun kemudian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berdialog dengan Perhimpunan INTI dan membahas mengenai restorasi gapura khas pecinan di Ibu Kota tersebut. Setelah proses panjang pembangunannya, akhirnya gapura Chinatown Jakarta diresmikan pada pekan ini.

“Peresmian ini menjadi pengingat kita bersama bahwa keberagaman yang ada di sekitar kita adalah karuniadari Yang Maha Kuasa, sedangkan persatuan adalah ikhtiar kita bersama. Hal ini harus kita rawat bersamasama. Lalu, gapura yang sempat kami bahas pada 2018, sekarang sudah berdiri tegak. Semoga ini juga menjadi penanda bahwa Kota ini penuh dengan sejarah, serta kesetaraan akan hadir untuk semuanya," tutur Anies Baswedan, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman PPID.Jakarta.go.id (30/6/2022).

[Baca Juga: Melirik Sejarah Chinatown Glodok]

Gapura menjadi salah satu ikon di pecinan yang ada di berbagai negara dan biasanya diselimuti unsur warna merah. Namun hal yang berbeda justru terlihat di gapura yang ada di Chinatown Jakarta. Di mana unsur akulturasi antara budaya Betawi serta Tionghoa ditonjolkan di gapura tersebut dengan tekstur unsur batu berwarna abu-abu, genteng berwarna coklat, elemen warna hijau dan tulisan yang menggunakan warna coklat kayu.

“Bisa kita lihat keunikannya, di sini terlihat tidak ada unsur warna merah atau kuning seperti gapura-gapura kawasan Pecinan pada umumnya. Itulah pembeda utama Gapura Chinatown Jakarta dengan gapura-gapura pada umumnya. Di sini terlihat ukiran naga dan unsur awan yang dominan pada gapura, melambangkan kemakmuran dan perlindungan dari Sang Maha Pencipta," tambahnya.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.