Setelah Listrik 24 Jam, Sentra Garam Siap Dibangun di Pulau Sebira

Bisnis

Setelah Listrik 24 Jam, Sentra Garam Siap Dibangun di Pulau Sebira

Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Provinsi DKI Jakarta berencana akan membangun sentra garam di Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PE DKI Jakarta Riski Marojahan Mulia mengatakan, tahun ini pihaknya akan melakukan kajian, sementara untuk pembangunan sentra garam skala kecil akan dilakukan tahun depan di area berdekatan dengan Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

"Industri garam ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara langsung. Apalagi, Pulau Sebira merupakan penghasil ikan asin selar. Kita bangun skala kecil, namun jika nanti dibutuhkan banyak skalanya bisa dibesarkan lagi," ujar Riski seperti dilansir dari pulauseribu.jakarta.go.id (22/04/2019).

Setelah Listrik 24 Jam, Sentra Garam Siap Dibangun di Pulau Sebira

Sementara itu, Kepala Sudin PE Kepulauan Seribu Melinda Sagala menambahkan, pihaknya sudah melakukan uji coba untuk mengenal jenis airnya. “Ternyata tingkat garam di Pulau Seribu itu sangat bagus, bahkan bisa terbentuk kristal garam tiga hari dengan teknologi plastik isolator yang nanti dikembangkan. Jadi sangat layak Pulau Sebira dijadikan lumbung garam," pungkasnya.

[Baca Juga: Dinas KPKP DKI Jakarta Serahkan 3.123 Kartu Asuransi Bagi Nelayan]

Rencana ini bisa dilangsungkan setelah Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta merealisasikan kehadiran listrik 24 jam di Pulau Sebira. "Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok warga, mereka memanfaatkan keberadaan listrik 24 jam untuk menjalankan usaha mereka," ujar Riski pada kesempatan yang sama.

Riski menjelaskan, listrik tersebut akan dimanfaatkan warga untuk jenis usaha pengepakan ikan dan hasil olahan serta pembuatan es batu (frezer) untuk mendinginkan ikan agar awet. Selain itu, listrik juga dibutuhkan untuk kebutuhan belajar mengajar sekolah dan rumah-rumah warga, serta komputer untuk administrasi kantor puskesmas, PTSP, dan sekolah.

[Baca Juga: Maret 2019, Wisatawan Kepulauan Seribu Meningkat]

"Jadi listrik ini juga untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah singgah kabupaten jika sewaktu-waktu ada kunjungan kerja dan tamu yang hendak menginap," jelasnya.

Menanggapi hal ini, salah satu warga Pulau Sebira Syarifudin mengaku, kehadiran listrik 24 jam ini sangat membantu warga mendukung usahanya, terutama dalam membuat es batu untuk mendinginkan ikan hasil tangkapan. "Ikan hasil tangkap kita tampung di boks dan didinginkan dengan es batu dari frezer, sebelum dijual ke darat, bersyukur kita ada listrik 24 jam ini," katanya.

[Baca Juga: Tilik Kelengkapan Kios di Sentra Ikan Hias Raden Inten]

Seperti diketahui, pusat listrik tenaga diesel (PLTD) Pulau Sebira milik Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, sebelumnya hanya beroperasi dari sore hingga pagi hari saja, namun sejak Januari 2019 sudah menyala 24 jam sehari.

Read More

Artikel Lainnya

Pemprov DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

27 September 2020, 17:01

Pertumbuhan penduduk jika tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik dapat menyebabkan pencemaran.

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.


Comments


Please Login to leave a comment.