Silat Cingkrik Layaknya Tarian Namun Mematikan

Berita Kawasan

Silat Cingkrik, Layaknya Tarian Namun Mematikan

Indonesia memiliki khazanah budaya, mulai dari makanan, seni tari, seni beladiri dan masih banyak lagi. Bicara soal bela diri atau pencak silat, hampir di setiap daerah Indonesia memiliki kekhasan tersendiri dalam mempraktikannya.

Sebut saja silat Cingkrik yang cukup dikenal di masyarakat Betawi. Konon, Silat Betawi Cingkrik sudah ada sejak tahun 1920-an. sejumlah sumber menyebutkan, gerakan-gerakan dalam silat Cingkrik terinspirasi dari gerak-gerik seekor monyet.

Wakil Ketua Bidang Pelestarian dan Pengembangan LKB Yahya Andi Saputra

Wakil Ketua Bidang Pelestarian dan Pengembangan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Yahya Andi Saputra mengatakan, berdasarkan cerita tutur kelahiran silat Cingkrik tidak lepas dari cerita permaisuri kerajaan Padjajaran yang mengasingkan diri ke hutan.

[Baca Juga: Kampung Silat Beksi Direncanakan Jadi Tempat Wisata]

“Saat di hutan, permaisuri itu memperhatikan gerak-gerik binatang, terutama ular, macam, dan monyet. Termasuk ketika hewan-hewan itu menyerang mangsa. Itulah yang menjadi rujukan gerakan silat Cingkrik,” kata Yahya seperti dikutip Berita Jakarta (18/3/2019).

Secara etimologis, Yahya juga menjelaskan, silat Cingkrik berasal dari cicingkrikan, jingke atau jinjit. Gerakannya mirip orang menari karena dilakukan sembari berjinjit. Meskipun seperti tarian, silat Cingkrik mematikan, dan jika dilihat, gerakan silat Cingkrik lentur namun memiliki kekuatan.

[Baca Juga: Silat Beksi Haji Hasbullah Atraktif dan Energik]

Aliran silat Cingrik pertama kali diperkenalkan di daerah Rawa Belong, Jakarta barat. Salah satu pendekar yang terkenal menguasai silat Cingkrik adalah Pitung. Selain itu, sambung Yahya, silat Cingkrik memiliki 12 jurus dasar dan tiga jurus sambut.

Silat Betawi Cingkrik Layaknya Tarian Namun Mematikan

“Jurus dasar itu meliputi Keset Bacok, Keset Gedor, Cingkrik, Langkah Tiga, Langkah Empat, Buka Satu, Saup, Macan, Tiktuk, Singa, Lokbe, dan Lengok,” katanya.

Gerakan gabungan ke-12 jurus tersebut dinamakan Bongbang, yang kerap dipertontonkan dalam pertunjukan atau atraksi bela diri. Hingga saat ini terdapat dua aliran silat Cingkrik yang banyak dipelajari, yakni Cingkrik Goning dan Cingkrik Sinan.

[Baca Juga: Mempelajari Pencak Silat, Bela Diri Asal Indonesia yang Mendunia]

Cingkrik Goning diperkenalkan Engkong Goning. Pria bernama asli Anin Bin Urim tersebut lahir tahun 1895 dan wafat pada 1975 atau di saat berusia 80 tahun. Engkong Goning merupakan salah seorang pejuang dari tanah Betawi, tepatnya di Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sedangkan aliran Cingkrik Sinan dikembangakan Engkong Sinan yang mendirikan perguruan Cingkrik di kawasan Condet, Lebak Bulus, dan Rawamangun.

“Langkah dan gerakan seperti kuda-kuda dan gerakan tangan dalam Cingkrik Goning lebih melebar. Sedangkan dalam Cingkrik Sinan pendek-pendek atau tidak terlalu lebar,” jelas Yahya.


Read More

Artikel Lainnya

Kolepa.jpg

Bisnis

Uniknya Kolepa, Merasakan Nuansa Coffe Shop Bersanding Mini Golf

05 August 2021, 22:31

Berbeda dengan coffe shop pada umumnya, Kolepa di Kota Tangerang Selatan tawarkan nuansa ngopi dan fasilitas mini-golf di sekelilingnya.

Menelusuri Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan, Bikin Merinding!.jpg

Hobi dan Hiburan

Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan Bikin Merinding!

05 August 2021, 22:02

Anda penikmat horor? Silakan datang ke Rumah Pengabdi Setan yang berada di Kawasan Perkebunan Teh Kertamanah Pangalengan, Kab. Bandung. Rasakan sensasinya!

Endik 1.jpg

Bisnis

Bengkel Endik, Tanpa Perlu Nama Mobil-Mobil Sudah Berdatangan

05 August 2021, 21:09

Tanpa perlu memasang papan nama, sebuah bangunan petak milik Mas Endik didatangi pengendara mobil untuk servis.

Kalijaga 2.jpg

Berita Kawasan

Musala Sunan Kalijaga Kota Batu, Bangunan Kecil Bersejarah

05 August 2021, 20:08

Memberikan nuansa bersejarah dalam sebuah musala kecil di pinggir jalan Giripurno, Musala Sunan Kalijaga bikin hati dipenuhi berkah.


Comments


Please Login to leave a comment.