Sistem PPDB 2019 Tangerang Selatan Ditentukan Per Kelurahan

Pendidikan

Sistem PPDB 2019 Tangerang Selatan Ditentukan Per kelurahan

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) periode 2019 di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) telah ditetapkan sesuai dengan per kelurahan. PPDB nanti menggunakan sistem daring ini sudah ditetapkan per kelurahan, berbeda dengan tahun lalu yang ditentukan dengan jarak rumah.

Hal itu seperti dikatakan Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davine di kawasan Serpong, Tangerang Selatan seperti dikutip dari laman Tangerang Selatan Kota (9/4/2019).

[Baca Juga: Pemerintah Tangerang Selatan Adakan Layanan Kartu Identitas Anak]

Benyamin melanjutkan, pihaknya sudah membahas sistem zonasi yang diarahkan ke kementerian bahwa zonasi PPDB di Tangsel diatur pembagian per kelurahan. “Dulu kan dari jarak rumah, sekarang 22 sekolah menengah pertama (SMP) di Tangsel ini meng-cover 54 Kelurahan,” katanya.

Sistem PPDB 2019 Tangerang Selatan Ditentukan Per kelurahan

Dengan begitu, Benyamin tidak ingin ada kasus siswa yang terpental atau ditolak sekolah dikarenakan sistem yang ada. Dirinya mencontohkan, jangan sampai seperti kasus di Rawa Buntu terjadi lagi. “Kalau dulu kelurahan diatur jarak rumah. Kasus di Rawa Buntu tidak terjadi lagi, jarak rumah dengan sekolah dekat tapi berbeda kelurahan jadi tidak masuk,” lanjutnya.

[Baca Juga: Pembaruan Dapodik Bisa Pengaruhi Biaya Sekolah]

Menurutnya, dengan pembagian per kelurahan ini satu SMP di Tangerang Selatan bisa meng-cover dua sampai lima kelurahan. Namun, diakui Benyamin, bahwa akan ada kesenjangan karena jumlah sekolah dasar (SD) yang terlalu banyak dibandingkan jumlah SMP.

“Jadi nanti pembagiannya rata, satu SMP bisa meng-cover dua atau tiga sampai lima kelurahan, 22 SMP dibagi 54 kelurahan itu relatif sama. Tapi bagaimana pun tetap ada kesejangan, karena jumlah SD sebanyak 152 yang akan luluskan kelas enam, dibagi dengan 22 SMP. Itu ada kesenjangan,” jelasnya.

[Baca Juga: Pilihan Sekolah Swasta Favorit di Serpong]

Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan akan menjembatani para siswa yang tidak tertampung di SMP Negeri ke SMP Swasta. Hal itu pun sudah dikomunikasikan dengan pihak SMP Swasta. “Kalau tidak menampung karena kuota di SMP Negeri telah terpenuhi, bisa dikomunikasikan ke sekolah swasta. Kita harap bisa menjembatani,” tambah pria yang akrab disapa Bang Ben ini.

Read More

Artikel Lainnya

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan.jpg

Berita Kawasan

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan

25 September 2020, 13:28

Baru-baru ini Polda Metro Jaya dan Bank DKI berkolaborasi dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui aplikasi bernama Si Ondel.

Sebelum Pamit Fokus Pilkada Medan 2020, Akhyar Nasution Berikan Pesan Ini .jpg

Berita Kawasan

Sebelum Pamit untuk Pilkada Medan 2020, Akhyar Nasution Berikan Pesan Ini

25 September 2020, 12:21

Sebelum memasuki masa cuti untuk kampanye persiapan Pilkada Medan 2020, Akhyar sempat menitipkan pesannya kepada elemen Pemko Medan.


Comments


Please Login to leave a comment.