Siswa SD Dilatih PMI Tangerang Pertolongan Pertama

Pendidikan

Siswa SD Dilatih PMI Tangerang untuk Memberikan Pertolongan Pertama

Beruntung, sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Karang Tengah dapat pelatihan dokter kecil dari Puskesmas Karang Tengah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang. Pelatihan tersebut dilakukan di Puskesmas Karang Tengah. Mereka diajarkan dan dilatih untuk menangani berbagai insiden kecil yang terjadi di sekolahnya, yaitu dengan lakukan pertolongan pertama. Pelatihan ini dapat menumbuhkan rasa tolong-menolong antar teman. Teman yang nantinya mengalami insiden kecil di sekolah dapat ditolong teman lainnya yang paham bagaimana cara memberikan pertolongan pertama.

Melansir laman tangerangkota.go.id (08/08/2019), Fasilitator PMI Kota Tangerang Dias Kapita Jayanti menjelaskan, diadakannya pelatihan dokter kecil untuk siswa SD di Kecamatan Karang Tengah merupakan salah satu program kerja Dinas Kesehatan yang bertujuan untuk melatih siswa agar bisa menjadi dokter kecil di sekolah, sehingga siswa tersebut bisa menangani insiden kecil yang terjadi di sekolah.

[Baca Juga: Siswi Ini Berhasil Membuat Aplikasi untuk Bantu Donor Darah]

Dalam pelatihan tersebut, PMI Kota Tangerang akan memberikan sejumlah materi sederhana namun berguna bagi siswa SD yang dilatih. Pihaknya berharap dapat mengajarkan para peserta minimal dapat memberi pertolongan pertama pada kecelakaan-kecelakaan kecil yang dapat terjadi di lingkungan sekolah.

Menurut Kordinator Puskesmas Karang Tengah dr. Rita Dianaratih tujuan pelatihan Dokter kecil agar peserta atau siswa dapat melakukan pertolongan pertama pada temannya. Pertolongan pertama yang dimaksud adanya pemberian pertolongan yang segera dilakukan dan ditindak kepada penderita sakit atau cedera (kecelakaan) baik kecil atau besar yang memerlukan penanganan medis dasar.

[Baca Juga: Wali Kota Resmikan Pelican di Jalan Benteng Betawi Tangerang]

Pihaknya juga mengharapkan siswa dapat melakukan pertolongan, yaitu dengan terlebih dulu menyelamatkan jiwa penderita, mencegah cacat, dan memberikan rasa nyaman yang menunjang proses penyembuhan.

Untuk itu, tidak hanya diberikan materi secara teori, dalam kesempatan tersebut PMI juga mengajak para peserta untuk melakukan praktik cara menggunakan masker, sarung tangan, pembalutan luka, luka lecet, pengangkatan korban serta menutup luka dengan benar.

"Dari pelatihan yang didapati siswa, siswa jadi dapat langsung menerapkannnya di rumah maupun mensosialisasikan kepada yang lainnya," ujar Rita.

Read More

Artikel Lainnya

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari

Kesehatan

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari!

10 December 2019, 18:00

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori saat malam hari akan membuat berat badan naik. Ingin kurus? hindari jenis makanan ini jelang tidur!

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

Bisnis

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

10 December 2019, 17:00

Melihat antusiasme serta perkembangan bisnis peserta Avrist Warrior Woman, perusahaan Avrist menilai program CSR ini sukses.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

Berita Kawasan

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

10 December 2019, 16:00

Dalam rangka menata trotoar di Jalan Raya Senen, Pemkot Jakarta Pusat relokasi para pedagang pakaian bekas.

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

Berita Kawasan

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

10 December 2019, 15:00

Warga Kelurahan Kebagusan baru-baru ini dikejutkan dengan kemunculan ular yang panjangnya lebih dari satu meter. Petugas pun sigap menangkapnya.


Comments


Please Login to leave a comment.