Serpong-Bisnis-Social-Designee,-Berbisnis-Startup-sembari-Mengulurkan-Tangan-3.jpg

Bisnis

Skystar Ventures, Lahan Inkubasi Startup di UMN

Beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Indonesia sangat mendukung muncul para pengusaha startup dengan kebijakannya. Karena itu tidak heran bila generasi muda di Nusantara ramai-ramai merealisasikan ide mereka agar dapat menjadi usaha baru. Namun tanpa dorongan yang kuat, terkadang ide-ide startup tersebut bisa terputus di tengah jalan. Karena itulah ada program inkubasi yang salah satunya berada di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Sekadar informasi, inkubasi merupakan program untuk membantu bisnis startup berdiri dalam tahapan awal. Biasanya yang diberikan dalam program ini adalah arahan dari para mentor dalam membangun bisnis hingga penyediaan co-working space sebagai tempat pengembangan usaha startup.

[Baca Juga: Coworking Space di BSD Serpong untuk Startup dan Freelancer]

Dengan nama Skystar Ventures, inkubator startup ini merupakan hasil kerjasama antara UMN dan Kompas Gramedia Group. Target utama binaan dari tempat ini adalah para mahasiswa UMN yang memiliki ide serta komitmen mereka dalam membangun bisnis startup di bidang teknologi, sosial, pendidikan dan e-commerce.

“Mahasiswa UMN yang punya ide bisnis (dan) ingin membuat ‘sesuatu’ selagi mereka kuliah itu kita masukan ke (program) inkubasi. Inkubasi di sini maksudnya dari mereka yang tidak mengerti bisnis, ya kita arahkan ke event-event, kita kenalkan dengan mentor sampai ujungnya ke pendanaan, jelas Head of Program dari Skystar Ventures Robert Hanson kepada PingPoint.co.id (30/11/2018).

Skystar Ventures di UMN

Robert menuturkan, pendanaan yang dimaksud adalah proses di mana Skystar Ventures mengajak para mahasiswa yang mengikuti inkubasi ke pihak-pihak yang bisa mendanai startup mereka. “Kita kenalin mereka ke pihak yang punya uang, dari pemerintahan atau swasta,” jelasnya.

Jumlah mahasiswa yang datang dan mengajukan diri untuk mengikuti program inkubasi ini juga terbilang banyak. Dari semenjak 2014 sampai saat ini sudah ada enam batch dengan para mahasiswa memberikan ide-ide mereka kepada Skystar Ventures. Kemudian para mahasiswa akan melalui proses seleksi untuk melihat kesiapan mereka dalam membangun bisnis startup-nya.

[Baca Juga: Social Designee, Berbisnis Startup Sembari Mengulurkan Tangan]

“Program ini kita buka setiap tahun jadi mahasiswa diizinkan mendaftar. Total dari batch satu sampai enam itu ada hampir 20 tim mahasiswa. Prioritas kita mahasiswa yang dari awal antusias dan bukan idenya yang dilihat tapi orangnya. Apakah orangnya sanggup menghadapi segala masalah dan rintangan dalam bisnis atau tidak,” ucapnya.

Selain program inkubasi, Skystar Ventures juga memiliki dua program lainnya. Pertama adalah co-working space yang bisa disewa oleh siapa saja dengan dua skema pembayaran yaitu bulanan atau tahunan. Setidaknya ada empat usaha yang menjadi tenant di co-working space yang berada di UMN ini yaitu Mirai Apps, Anak Panah Cyberschool, Kodefox dan Carro.

Program ketiga adalah Skystar Capital yang menjadi “sepupu” dari Skystar Ventures. “Skystar Capital adalah venture capitals yang mendanai beberapa startup yang sudah berada di tingkat lanjut, jadi bukan ide. Ini untuk semua startup (tidak terbatas mahasiswa UMN),” tambah Robert.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.