Serpong-Bisnis-Social-Designee,-Berbisnis-Startup-sembari-Mengulurkan-Tangan-Emil.jpg

Bisnis

Social Designee, Berbisnis Startup Sembari Mengulurkan Tangan

Dengan semakin banyaknya startup yang hadir di Indonesia, generasi muda berlomba-lomba menuangkan ide mereka agar dapat direalisasikan menjadi sebuah bisnis. Menariknya, di antara semua startup yang hadir ada orang-orang yang memilih untuk berbisnis sembari menolong sesama atau yang dikenal dengan istilah sociopreneur. Salah satunya yang menerapkan konsep ini adalah seorang mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bernama Ryan Sucipto dengan bisnisnya yang bernama Social Designee.

Sebelum mengulasnya lebih jauh, sebenarnya apa itu sociopreneurship? Sebagaimana dilansir dari unpad.ac.id, dosen Fakultas Teknologi Industri Dr. Dwi Purnomo menjelaskan bahwa sociopreneurship pada dasarnya adalah kegiatan sosial dengan jiwa kewirausahaan. Jadi bisa diambil kesimpulan, socialpreneurs merupakan para pengusaha yang mengulurkan tangan untuk membantu sesama sekaligus dapat menghasilkan profit.

[Baca Juga: Kembangkan Usaha Startup Anda di StartHub Connect]

Ryan mengatakan, bisnis startup-nya sebenarnya dimulai dengan kegiatan sosialnya bersama teman-teman. “Dari awal 2015, kita membuat kegiatan sosial (dan) kita kembangkan menjadi bisnis sosial. Di mana kita mengajarkan anak-anak di perkampungan secara rutin dengan 18 kampung yang kita bina bersama 1.200 relawan. (Sisi) bisnisnya dengan karya anak-anak yang kita bina dengan redesign karya mereka menjadi produk yang bisa diterima oleh pasar,” jelas mahasiswa UMN tersebut kepada PingPoint.co.id (3/12/2018).

Bisnis Startup Social Designee

Pemuda berusia 22 tahun itu menuturkan, salah satu produk yang mereka jual adalah sampul buku. Nantinya akan ada produk-produk lainnya dengan Ryan dan tim bisnisnya yang berisi enam orang, untuk dikembangkan ke depannya.

“Awalnya tidak pernah terpikir untuk menjadi aktivis atau pebisnis sosial karena (saya) enggak aktif dan susah bergaul. Tapi ada momen titik balik di mana saya sebenarnya ‘selamat’ dari sosial juga. Karena waktu itu kunjungan ke panti asuhan dan melihat anak yang mempunyai mimpi besar sekali, bahkan lebih besar dari saya,” ucap Ryan.

Karena itulah ia tergerak untuk ikut dalam berbagai kegiatan sosial yang mahasiswa UMN itu pandang sebagai bentuk pembelajaran bagi dirinya. Namun, Ryan bersama teman-temannya sadar bahwa kegiatan sosial pun perlu melalui proses pengembangan menjadi bisnis agar kegiatan ini dapat bertahan lama dan lebih bermanfaat. Dari sinilah, ia bersama teman-temannya berdiskusi untuk mencari potensi kegiatan sosial apa yang bisa dikembangkan.

[Baca Juga: Bersosial dengan Kemampuan Bahasa Asing di Komunitas ini]

“Anak-anak ini kreativitasnya perlu dikembangkan karena peringkat kreativitas Indonesia sendiri masih di peringkat 115 dari 139 negara. Karena itulah kita ingin meningkat kreativitasnya dan bisa buat bisnis juga,” kata Ryan.

Kegiatan Sosial Bisnis Startup Social Designee

Pada 2017, Ia pun membawa Social Designee ke tingkat yang lebih tinggi menuju arah orientasi bisnis dengan cara bergabung program inkubasi dari Skystar Ventures di UMN. Pada program tersebut, Ryan bersama timnya mendapatkan mentor-mentor yang membantu mengembangkan Social Designee menjadi bisnis startup, baik dari segi networking sampai pemasaran.

Karena Social Designee merupakan sebuah bisnis startup, Ryan bersama timnya tetap harus mencari profit. Menariknya, profit yang mereka terima juga dikucurkan dalam kegiatan sosial. “Dari bisnis sosial yang kita redesign karya anak-anak, kita pakai untuk biaya edukasi ke anak-anaknya. Dari mulai penyediaan perlengkapan pengajaran, materi kurikulumnya, kita cover dari bisnis sosial kita,” tambahnya.


Read More

Artikel Lainnya

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.


Comments


Please Login to leave a comment.