KEMAYORAN_KESEHATAN_SOLUSI ATASI BATU GINJAL DENGAN ESWL_EMIL_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

Solusi Atasi Batu Ginjal dengan ESWL

Permasalahan batu ginjal lebih sering menimpa para pria yang berada di usia 20-40 tahun. Gangguan kesehatan ini dapat disembuhkan menggunakan obat-obatan saat berada di dalam tahap yang ringan. Namun ketika akut, operasi kerap menjadi pilihannya. RS Mitra Keluarga Kemayoran memiliki solusi untuk mengatasi batu ginjal tanpa operasi yang dinamakan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy atau ESWL.

Apa itu Batu Ginjal?

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya jika kita mengulas mengenai batu ginjal terlebih dahulu. Penyakit batu ginjal atau urolitiasis muncul ketika benda padat atau batu ginjal di saluran kemih. Benda padat tersebut terbentuk dari urine yang terlalu banyak mengandung garam. Batu ginjal acap kali terbentuk di ginjal lalu dikeluarkan melalui air seni.

Inti dari batu ginjal kerap terdiri dari sel epitel, lendir, nanah, sel darah merah dan lain-lain. Batu yang berukuran kecil dapat keluar melalui air seni tanpa memicu rasa sakit. Namun saat batu ginjal memiliki ukuran lebih dari lima milimeter maka hal ini dapat mengakibatkan rasa nyeri yang hebat di area pinggng bawah serta perut. Bila seseorang mengidap batu ginjal yang parah maka hal ini dapat memicu rasa sakit setiap buang air seni, muntah-muntah hingga adanya darah dalam urine.

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL)

ESWL terdiri dari empat kata yaitu Extracorporeal yang berarti dari luar tubuh, Shock Wave yang berarti gelombang kejut dan Lithotripsy yang terdiri dari dua kata. Litho dalam bahasa Yunani artinya batu sedangkan tripy artinya hancur. Prosedur medis ini merupakan solusi yang kerap dipilih oleh warga di Amerika Serikat dalam mengatasi penyakit batu ginjal.

Layanan yang tersedia di RS Mitra Keluarga Kemayoran ini bekerja dengan cara mengirimkan gelombang kejut dari luar tubuh yang menargetkan batu ginjal. Gelombang tersebut akan menyebabkan batu ginjal tersebut hancur dan menjadi potong yang lebih kecil.

Proses Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy dimulai dengan Anda berbaring di atas ranjang. Kemudian bantal lembut yang berisi air akan diletakan di bagian perut atau di belakang ginjal Anda. Lalu posisi Anda pun akan disesuaikan agar gelombang kejut secara tepat terkena batu ginjal. Saat sudah sesuai dengan target, 1-2 ribu gelombang kejut pun dikeluarkan untuk menghancurkan batu ginjal. Langkah ini biasanya membutuhkan waktu sekira 45-60 menit.

Di Amerika Serikat, para dokter kadang memasukkan selang medis bernama stent ureter melalui kandung kemih sebelum Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy dilakukan. Selang tersebut digunakan ketika ureter Anda terblokir, munculnya risiko infeksi atau untuk pasien yang fungsi ginjalnya telah berkurang.

Kemudian setelah prosedur tersebut selesai, Anda akan diminta untuk beristirahat sekira sejam. Hal ini juga dilakukan dokter untuk mengawasi perkembangan kesehatan Anda pasca-menjalani Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy. Sebelum diizinkan pulang, dokter akan menyarankan Anda untuk meminum banyak cairan dan mungkin diberikan beberapa obat yang salah satunya untuk menghilangkan rasa sakit.

Bila Anda salah satu penderita batu ginjal, maka prosedur medis ini dapat menjadi pilihan demi mengatasi sakit yang selama ini dirasakan. RS Mitra Keluarga Kemayoran berlokasi di Jalan HBR Motik Kemayoran, Jakarta Pusat. Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, bisa menghubungi (021) 654555. Selain itu bisa juga melalui e-mail di appointment.kmy@mitrakeluarga.com.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.