Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

Pendidikan

Songsong Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Digitalisasi Sekolah

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru saja meluncurkan program Digitalisasi Sekolah untuk mengembangkan digitalisasi sekolah khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Perluncuran program ini dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Pereresmian program ini ditandai dengan pemberian sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada sekolah serta komputer tablet untuk siswa.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

“Digitalisasi Sekolah merupakan terobosan baru di dunia pendidikan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek pengajaran,” kata Muhadjir di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Kelebihan program Digitalisasi Sekolah adalah mempermudah proses belajar mengajar, karena para siswa bisa mengakses bahan ajar atau bahan ujian salah satu jaringan. “Sarana pembelajaran TIK yang diberikan berupa PC, laptop, LCD, router, dan eksternal hard disk. Sekolah yang akan menerima sarana pembelajaran tersebut berada di Kabupaten Natuna, Riau sebanyak 38 unit sekolah, terdiri dari 25 SD, 9 SMP, 3 SMA, dan 1 SMK. Sarana pembelajaran TIK ini bertujuan untuk mempermudah sekolah melaksanakan program Digitalisasi Sekolah,” jelas Muhadjir.

[Baca Juga: Kemendikbud Adakan Gelar Tari Remaja 2019]

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan komputer tablet untuk 1.142 siswa, terdiri dari 508 siswa SD, 303 siswa SMP, 228 siswa SMA, dan 103 siswa SMK. Komputer tablet yang diberikan ke siswa telah dipasangkan aplikasi rumah belajar yang menyediakan delapan fitur penunjang belajar, yaitu sumber belajar, buku sekolah elektronik, bank soal, laboratorium maya, peta budaya, wahana jelajah angkasa, pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan kelas maya.

Sebagaimana dilansir dari kemendikbud.go.id (19/9/2019) Digitalisasi Sekolah merupakan implementasi dari new learning, yang disiapkan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Karakteristik new learning tersebut adalah student centered, multimedia, collaborative work, information exchange, dan critical thinking and informed decision making.

[Baca Juga: Kemendikbud Awasi PJB Sekolah Lewat SIPlah]

“Dana yang digunakan untuk proram ini diambil dari BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. Tahun 2019 Kemendikbud telah menganggarkan bantuan sarana pembelajaran TIK dan tablet melalui BOS Kinerja untuk 6.004 sekolah dan 692.212 siswa. Sedangkan BOS Afirmasi untuk 30.277 sekolah dan 1.061.233 siswa,” terang Muhadjir.

Selain program Digitalisasi Sekolah, Muhadjir akan menjalankan lima program lain, yaitu percepatan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP), Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), seTARA Daring dan E Modul Pendidikan Kesetaraan, laman Sahabat Keluarga, dan Bimbingan Calon Fasilitator (BCF) Pendidikan Keluarga dalam Jaringan.

Read More

Artikel Lainnya

toba-unesco-2.jpg

Berita Kawasan

Danau Toba Resmi Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

14 July 2020, 18:00

Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas telah tersertifikasi tingkat dunia oleh UNESCO.

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru.jpg

Pendidikan

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

14 July 2020, 17:00

Melalui sosialisasi mengenai Perwal adaptasi kebiasaan baru, Pemkot Medan berharap Stikes Senior dapat menjadi influencer new normal.

Bantu Pemprov Jawa Barat Tekan COVID-19, ITB Serahkan VTM dan Swab Stick.jpg

Pendidikan

Bantu Pemprov Jawa Barat Tekan COVID-19, ITB Serahkan VTM dan Swab Stick

14 July 2020, 16:00

Dalam usaha membantu Pemprov Jawa Barat berusaha menanggulangi penyebaran COVID-19, ITB menyalurkan bantuan perlengkapan tes swab.

Komponen-Sepeda-3.jpeg.jpg

Bisnis

Pemerintah Dukung Pengembangan Industri Sepeda di Dalam Negeri

14 July 2020, 15:00

Hal ini guna mendorong tumbuhnya produsen komponen sehingga dapat lebih mengoptimalkan penggunaan produk lokal dalam industri sepeda.


Comments


Please Login to leave a comment.