Sotoy 3.jpg

Kecantikan dan Fashion

Sotoy Clothing, Kaus dengan Ciri Khas Alternatif: Satire dan Sarkas

Sotoy Clothing merupakan online shop yang menjual pakaian dengan tema alternatif: satire dan sarkas. Pakaian yang diproduksi oleh Sotoy Clothing memiliki ciri khas kata-katanya yang sarat akan kritik terhadap apa yang sedang terjadi saat ini.

sotoy.jpg

Bisnis pakaian yang didirikan oleh lima mahasiswa yakni Aditya, Faisal, Tomy, Agung, dan Eji berdiri sejak 8 Maret 2019. Meskipun belum memiliki offline store, bisnis yang sudah berjalan selama dua tahun ini aktif dalam mempromosikan usaha mereka melalui media sosial Instagram dan market place seperti Tokopedia dan Shopee.

Diberi nama Sotoy karena biasanya orang-orang yang melakukan kritik atau berbeda dari yang lain akan dianggap sok tahu atau sotoy. Menurut Aditya kata 'sotoy' ini sangat Indonesia sekali.

[Baca Juga: Indonesia Diprediksi Menjadi Pusat Tren Busana Muslim pada 2025]

“Kita namai ‘sotoy’ dengan maksud bahwa biasanya orang-orang yang melakukan kritik atau berbeda dari yang lain dianggap sok tahu atau ‘sotoy’ dan Indonesia banget gitu kata-kata ‘sotoy’ tersebut,” ungkap Aditya saat dikontak PingPoint.co.id (28/3/2021).

Aditya atau yang akrab disapa Achiet ini mengungkapkan jika pada awalnya ia dan teman-teman mendirikan usaha ini masih meraba-raba sambil mempelajari kebutuhan dari bisnis pakaian ini.

Sotoy 2.jpg

“Sebenarnya kita juga berlima ini awal mendirikan usaha ini masih meraba-raba, sembari kita pelajari apa yang dibutuhkan dalam usaha baju ini, seperti mencari tahu jenis bahan bajunya, jenis sablon, packaging, dan lain-lain,” ujarnya.

Sotoy 1.jpg

Bisnis ini juga diharapkan dapat mempererat tali pertemanan dari kelima pemuda yang mendirikan Sotoy Clothing, agar saat setelah lulus dari Universitas, hubungan pertemanan tersebut masih tetap terjalin. Dalam kesempatan ini, Adit juga memberikan tips dan trik untuk mendirikan sebuah bisnis yang menurutnya sebelum mendirikan suatu usaha lebih baik jika terlebih dahulu mengenal kebutuhan yang diperlukan.

“Dalam merintis usaha clothingan ini, teman-teman harus pelajari usaha itu sendiri dari segi kebutuhannya yang diperlukan, sampai orang yang dituju untuk ditawarkan barang tersebut,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.