Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 Diperpanjang sampai 19 April 2020

Berita Kawasan

Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 Diperpanjang sampai 19 April 2020

Penyebaran virus corona di Jakarta semakin meningkat tajam, baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun positif COVID-19. Oleh karena itu, Pemprov DKI memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 selama dua pekan atau 14 hari dari rencana sebelumnya sampai dengan 5 April 2020 menjadi 19 April 2020.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato konferensi persnya, menyampaikan kepada masyarakat dengan bekerja dari rumah untuk jajaran Pemerintahan, Polda dan Kodam yang terkait sipil itu akan juga terus bekerja di rumah,” ungkapnya di Pendopo Balai Kota Jakarta seperti dilansir beritajakarta.id (29/03/2020).

Ini Dampak Lockdown Bagi Suatu Wilayah

Gubernur Anies mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan tidak bepergian, kecuali untuk kegiatan yang esensial seperti kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok dan kesehatan.

Selama status Tangggap Darurat, Gubernur Anies tak hanya mengimbau warga untuk beraktivitas dari rumah. Namun beberapa tempat juga melakukan kebijakan penutupan. Seperti yang ditegaskan Gubernur, “Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 juga berlaku untuk kebijakan penutupan tempat wisata, penutupan lokasi hiburan, serta meniadakan kegiatan belajar-mengajar di sekolah,” ucapnya.

[Baca Juga: Tangkal Simpang Siur Informasi COVID-19, Jakarta Luncurkan Jala Hoaks]

Selain itu, Gubernur Anies pun berpesan agar masyarakat tidak meninggalkan Jakarta, dalam hal ini pulang ke kampung halaman.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk tidak meninggalkan Jakarta ke luar, khususnya ke kampung halaman. Pesan ini sesungguhnya sudah disampaikan berkali-kali. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa Bapak/Ibu/Saudara sekalian sehat dan bila membutuhkan pelayanan kesehatan, kami bisa memberikan bantuan. Jadi, saya berharap kepada semuanya ambil sikap bertanggung jawab dengan tetap tinggal di Jakarta dan jangan pulang kampung apalagi bila yang bersangkutan berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan,” ujar Gubernur Anies lebih lanjut.

[Baca Juga: Garda Depan Lawan COVID-19, Tim Medis Masih Butuh Banyak Bantuan]

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies turut menyampaikan kondisi terkini DKI Jakarta terkait COVID-19 per 28 Maret 2020, yaitu jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 603 kasus dengan 62 orang meninggal. Gubernur Anies juga menjabarkan bahwa dari 603 kasus positif, terdapat 61 tenaga medis yang terpapar di 26 Rumah Sakit di Jakarta.


Read More

Artikel Lainnya

Sambut Momen Akhir Tahun, realme Gelar Promo Golden Carnival.jpg

Bisnis

realme Gelar Promo Golden Carnival di Momen Akhir Tahun 2022

30 November 2022, 14:25

Dalam rangka mendekatkan diri dengan realme Fans, realme akan menggelar promo serta event dengan tema Let It Gold dalam rangka menyambut momen akhir tahun 2022.

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery.jpg

Bisnis

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery

30 November 2022, 14:24

Dalam rangka mendukung UMKM di ranah budidaya ikan, Amartha bekerjasama dengan perusahaan eFishery untuk membantu memberikan akses peminjaman modal usaha.

Cianjur Berduka, Dari Donasi Hingga Terus Bergerak di Lapangan Dilakukan Relawan Unpa d.jpg

Pendidikan

Cianjur Berduka, Donasi dan Bantuan Terus Berdatangan dari Relawan Unpad

30 November 2022, 11:22

Sejak H+1 gempa cianjur hingga saat ini, para relawan Unpad terus bergerak demi membantu korban bencana alam tersebut.

Selain One Republic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Selain OneRepublic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023

29 November 2022, 15:46

Setelah mengumumkan OneRepublic dan Man With A Mission di line up pertama WUF 2023, penyelenggara kembali mengumumkan para musisi di line up fase kedua di konser yang akan digelar pada akhir Februari 2023 nanti.


Comments


Please Login to leave a comment.