Stitches.jpg

Kecantikan dan Fashion

Stitches.Id Melangkah dengan Desain Postmodern Korea Selatan

Fashion bukanlah soal kebutuhan untuk mengeluarkan uang banyak demi sebuah tampilan mempesona. Fashion telah menjadi jalan untuk menunjukkan jalan kreativitas. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh Stitches.Id dengan memberanikan diri menampilkan hasil kerja berupa fashion bergaya postmodern yang dipadu pula dengan nuansa kehidupan urban di Korea Selatan.

Mode fashion yang disajikan Stitches.Id juga berkembang dari penampang wanita karir sampai pasar perempuan berhijab. Hal ini untuk menunjukkan bahwa produk Stitches.Id bisa dipakai siapa saja dan mereka yang memesannya bisa dengan bangga merasakan karya cipta fashion dari Kota Malang tang tak kalah dengan brand internasional.

Wujud Postmodenrnisme pertama yang dimunculkan Stitches.id adalah Geisha Outer. Model Blazier yang direfleksikan dari kimono Geisha ini merujuk pada pertemuan budaya Korea Selatan dan Jepang. Bagaimanapun, dataran Korea Selatan termasuk tanah jajahan Jepang, tidak heran kalau beberapa kebudayaan di masa itu pun masih kental untuk saling bisa dikaitkan. Geisha sendiri merupakan organisasi kolektif yang berisikan perempuan penghibur. Biasanya perempuan penghibur ini disewakan kepada pada pejabat pemerintah dan/ atau tentara Jepang dan Korea Selatan yang sedang berkonsolidasi.

Stitches 2.jpg

Dalam hal ini Geisha tidak dapat disetarakan dengan pekerja prostitusi sebab ada syarat-syarat khusus untuk menjadi Geisha. Ia haruslah seorang perempuan tanggung, terdidik, dan mengetahui unsur filosofis kebudayaan Jepang seperti tradisi minum teh dan menyajikan makanan. Stitches.id mencoba memunculkan nilai itu daripada konsep wanita penghibur dalam desainnya tersebut. Setiap Geisha Outer dengan mengambil intisari filosofis dan sejarah tersebut diberi harga Rp96.000.

Dengan nuansa filosofis yang sama, Stitches.id menghasilkan desain baju untuk perempuan pekerja yang stylish dengan nama Verbena. Desain ini memadukan keunggulan warna dasar dan soft yang biasa dipakai desainer Italia dan perpaduan warna merah maroon yang menunjukkan sebuah kekuatan sebagaimana banyak terlihat di film-film drama Korea. Nilai kekuatan stylish itu dihadirkan pula oleh Stitches.id dengan karya bernama Edelweiss, yang mana di sini lebih menyoroti kebutuhan urban anak-anak muda kekinian. Perpaduan warna hijau dalam tiga tingkatan yang berbeda menunjukkan tingkat kreativitas pemuda yang tidak bisa diremehkan meskipun dianggap sebagai sesuatu yang masih hijau.

“Aku suka satu perjalanan dengan sejuta cerita. Ceritamu, ceritaku!” ungkap Agnes, penggagas Stitches.Id yang menyalurkan cerita-cerita perjalanannya dalam desain-desain berkelas.


Read More

Stitches.id

Desain baju kekinian dengan kekuatan postmodernism

None
None

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.