Stop Percaya Mitos Anti-Aging Ini

Kecantikan dan Fashion

Stop Percaya 5 Mitos Anti-Aging Ini!

Dunia anti-aging penuh dengan mitos dan informasi yang salah, membuat pencarian kulit yang kencang dan awet muda terkadang menjadi tempat yang menakutkan. Sebelum mengoleskan bahan-bahan misterius ke seluruh wajah atau menghabiskan setengah gaji untuk sebotol kecil krim anti-aging, Anda harus tahu lebih banyak tentang bagaimana dan mengapa kulit Anda menua. Berikut pendapat beberapa ahli, dari ahli kulit hingga ahli bedah plastik, untuk membantu menguraikan fakta dari mitos seperti dirangkum dari realsimple.com (10/10/2020).

Stop Percaya Mitos Anti-Aging Ini

1) Kerutan Adalah Tanda Penuaan Pertama

Saya menemukan bahwa bintik hitam dan volume wajah yang rendah adalah apa yang orang mulai lihat sebelum hal lain,” kata Jason Emer, MD, seorang ahli kulit bersertifikat dan ahli bedah di Beverly Hills, California. Ini artinya, tidak ada kata terlalu dini untuk memulai rutinitas anti-penuaan.

2) Penuaan Ditentukan Gen

Anda mungkin berasumsi bahwa penuaan berkaitan dengan genetik, tetapi lini masa penuaan ibu Anda belum tentu jadi indikator. “Penuaan kulit kita ditentukan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik,” kata Joshua Zeichner, MD, dokter kulit bersertifikat di New York City. Anda tidak dapat melupakan penuaan faktor ekstrinsik akibat lingkungan seperti Sinar UV dan polusi. Faktor ekstrinsik dapat menyebabkan penuaan yang buruk bahkan pada orang dengan genetika yang baik.

[Baca Juga: 4 Skin Care Retinol Lokal untuk Atasi Masalah Penuaan Dini]

3) Hasil Penggunaan Anti-aging Akan Segera Terlihat

"Penggunaan perawatan kulit sesekali atau tidak teratur adalah penyebab paling umum dari kegagalan untuk mencegah perubahan penuaan," kata Dr. Vasyukevich. Zeichner menambahkan, waktu tunggu rata-rata untuk sebuah produk anti-aging menampakkan hasil adalah satu bulan. Hasil yang akan Anda dapatkan dari produk anti-penuaan instan adalah eksfoliator yang membantu mengangkat sel-sel mati di permukaan kulit, atau asam hialuronat untuk memberikan efek melembapkan dan mengenyalkan dengan segera.

Stop Percaya Mitos Anti-Aging Ini

4) Produk Mahal Lebih Efektif

Label harga yang mahal tidak memastikan produk menjadi lebih efektif, jadi daripada menilai dari label harga, amati daftar bahan terlebih dahulu. “Penetapan harga dalam perawatan kulit terkadang lebih mencerminkan pemasaran dan pencitraan merek daripada kualitas,” kata Dr. Vasyukevich. Tindakan pencegahan perawatan kulit yang paling sederhana dan termurah seringkali lebih efektif daripada alternatif yang lebih mahal. “Misalnya, penggunaan tabir surya dan pelembap kulit yang tidak mahal setiap hari, dalam jangka panjang, jauh lebih unggul daripada perawatan mahal di kemudian hari,” lanjutnya.

[Baca Juga: Tunda Penuaan Dini, Ini Skincare Wajib Usia 30-an]

5) Semakin Banyak Minum Air Putih Semakin Baik

Dr. Zeichner mengatakan bahwa ini adalah mitos umum tanpa penelitian yang mendukung. "Saya sering mendengar orang mengatakan bahwa Anda perlu minum delapan gelas air sehari untuk menjaga kulit tetap terhidrasi. Tidak ada data yang menunjukkan bahwa ini benar. Selain itu, tidak ada data yang menunjukkan bahwa minum kurang dari delapan gelas air itu berbahaya," dia menjelaskan.

Meskipun sangat bagus bahwa Anda ingin meminum H2O di setiap kesempatan, ingatlah bahwa kelebihan cairan memiliki beberapa efek kesehatan yang merugikan. Ketika rasio cairan terhadap elektrolit dalam aliran darah tidak seimbang, hal itu dapat menyebabkan tingkat natrium yang sangat rendah atau hiponatremia.

Read More

Artikel Lainnya

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Gerakan Pemuda Bandung Bersihkan Masjid Pesantren

Berita Kawasan

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Bandung Ajak Bersihkan Masjid & Pesantren

28 October 2020, 14:04

Di tahun ini peringatan Sumpah Pemuda lebih diarahkan untuk menguatkan solidaritas di tengah masyarakat menghadapi pandemi COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Larisa 2 weeks, 3 days lalu
    larisa

    Bosan di rumah karena pandemi covid-19 Keuangan anda berkurang karena di potong gaji <a href="https://bola165a.com/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> solusi untuk anda semua Buruan gabung bersama kami dan menangkan hadiahnya !!! Banyak promo menarik untuk anda semua Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!!!!