MIXED-KAWASAN-SUDAH BERLAKU KENALI E TILANG LEBIH DALAM-KIKI-1100 px X 600 px-02.jpg

Berita Kawasan

Sudah Berlaku, Kenali E-Tilang Lebih Dalam

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Dirlantas PMJ) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menguji coba sistem tilang elektronik menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada awal Oktober lalu di ruas Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat. Sistem ini berbeda dengan sistem e-tilang terdahulu, karena sistem ETLE mengunakan beberapa teknologi pendukung yang berbeda pula.

Sistem tilang terbaru yang diluncurkan TMC Polda Metro Jaya ini akan menindak pelanggaran berkendara dengan sistem memotret pelanggaran menggunakan CCTV super canggih. Nantinya jika ditemukan pelanggaran, petugas akan mencocokkan data dari plat kendaraan dengan data yang terdaftar di kepolisian. Jika data sesuai, pelanggar akan dikirimi bukti, surat tilang ke alamat sesuai Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan besaran denda yang harus dibayar melalui bank.

[Baca Juga: Kemenhub Akan Segera Mengatur Taksi Daring]

Prose ETLE ini membuat pelanggar dan petugas tidak bertatap muka sehingga memudahkan petugas dan orang yang tertilang untuk mempercepat dan meminimalisir adanya tindak suap terhadap petugas.

Sistem tilang digital ini bisa dikenakan untuk pelanggaran rambu lalu lintas, marka jalan, melawan arus, kecepatan, parkir liar, dan lain sebagainya. Pelanggaran ini tentunya akan diperkuat denga kehadiran CCTV yang tersebar di beberapa titik yang ada di Jakarta. Kamera pengintai ini dapat merekam wajah pengemudi, nomor poisi, dan ciri kendaraan yang melanggar.

Pahami Sistem E-Tilang

Menurut Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, peraturan mengenai ETLE sebenarnya sudah ada dalan undang-undang No.22 sudah mengakomodir, di mana salah satu pasal yang terkait dengan pengembangan ilmu teknologi bisa dilakukan regulasi mengenai masalah transportasi. “Sebenarnya ini hanya semacam alat saja (untuk memudahkan) tapi regulasi sebenarnya sudah ada sejak dulu, tinggal kita bagaimana membangun aplikasi itu,” ujar Budi.

[Baca Juga: Belajar Lalu Lintas Sejak Dini di Taman Buperta Cibubur]

Budi Setiyadi juga membenarkan jika ETLE hanya berlaku di Jakarta. Dikutip dari Republika, data yang dimiliki oleh Dirlantas belum terintegrasi secara nasional. Hingga 27 November 2018 lalu, berdasarkan data yang dibagikan oleh Polda Metro via IDNTimes (28/11/2018), selama 24 hari tercatat sudah ada 3.624 kendaraan yang telah melanggar lalu lintas, dengan rincian 2.777 kendaraan berplat hitam, 639 kendaraan plat kuning, 60 kendaraan plat merah, 69 kendaraan plat luar Jakarta, 53 mobil dinas TNI dan Polri, dan 16 kendaraan milik kedutaan.


Read More

Artikel Lainnya

t5.jpg

Kuliner

5 Tempat Nongkrong yang Hits di Tangerang

29 July 2021, 18:08

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat nongkrong di Tangerang yang hist dan bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu saat akhir pekan.

tatiloOK2.jpg

Kecantikan dan Fashion

Cakep! Perusahaan Siswa SMAN 3 Semarang Produksi Tas “Tatilo”

29 July 2021, 17:35

Para siswa tersebut tak hanya memproduksi tas saja, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan untuk menjalankan usaha ini, siswa-siswi SMA 3 Semarang membentuk sebuah perusahaan yang diberi nama “Wignesa”.

cov.jpg

Bisnis

Ngopi Sambil Bermain Billiard di Kriwul Coffee and Pool

29 July 2021, 17:05

Lantai satu digunakan sebagai bar sekaligus kedai kopi. Sedangkan lantai dua digunakan sebagai bar dan juga tempat untuk bermain billiard.

Slide2.PNG

Kuliner

Nongkrong Asik dan Murah di Pancong99 Depok

29 July 2021, 16:04

Pancong 99 merupakan warung makan yang menyediakan berbagai macam hidangan dengan menu utamanya adalah pancong.


Comments


Please Login to leave a comment.