Suka-Duka di Balik Pertumbuhan Anak dengan Autisme

Pendidikan

Suka-Duka di Balik Pertumbuhan Anak dengan Autisme

Tak mudah untuk merawat anak dengan autisme. Setidaknya hal ini yang dirasakan oleh Suyeni, orang tua anak dengan autisme. Banyak pengalaman suka dan duka yang telah dilalui perempuan berusia 47 tahun itu selama merawat sang buah hati, Melvan Safero.

Diakuinya, stigma terhadap anak dengan autisme di masyarakat sempat membuatnya sedih. Apalagi stigma tersebut juga terjadi dalam institusi pendidikan.

Sampai aku di judgement kalau saya ibu yang tidak becus. Terus pernah dites anak aku dibilang tidak mampu,” kata Suyeni saat diwawancarai jurnalis PingPoint (14/4/2020).

Belenggu Stigma Anak dengan Autisme dalam Dunia Pendidikan

Meski demikian, Suyeni justru mendapatkan hikmah dari setiap tantangan yang dihadapi saat merawat putranya. Misalnya saat Melvan mengambil makanan tanpa membayar di sebuah minimarket.

“Dia ambil, karena merasa dia lapar terus tidak pergi sama orangtuanya, kebetulan dia pergi sama tantenya. Dia lapar terus dia melihat ada makanan lalu dibuka, terus dimakan. Langsung ditangkap. Disitu tidak ada siapa-siapa,” jelasnya.

Dari pengalaman tersebut, Suyeni sadar bahwa sebagai orangtua dan masyarakat umum lainnya, menjadi penting untuk dapat memahami pemikiran anak dengan autisme.

[Baca Juga: Belenggu Stigma Anak dengan Autisme dalam Dunia Pendidikan]

“Kita jangan berpikir dengan cara kita berpikir. Jadi dalam hidup kita ada aturan, kalau beli kita makan harus bayar. Kita mudah banget memahami itu. Tapi jangan pernah memaksakan anak dengan autisme itu berpikir dengan cara yang normal. Kita harus berpikir cara dia memahami dulu, baru kita jelaskan,” jelasnya.

Belenggu Stigma Anak dengan Autisme dalam Dunia Pendidikan

Bisa Tetap Berprestasi

Dibalik duka yang sempat melanda Suyeni, ada sukacita yang dirasakan dirinya. Kesabaran dan ketekunannya dalam merawat putranya membuahkan hasil. Melvan tumbuh menjadi anak dengan autisme yang memiliki sejumlah prestasi.

“Aku tidak pernah menyangka kalau anak aku ini banyak yang bisa dia lakukan. Kadang-kadang kayak misalnya di tempat les dia bisa naik 5 tingkat di atas umurnya, itu aku tidak tahu (kalau dia bisa),” kenangnya.

Suka-Duka di Balik Pertumbuhan Anak dengan Autisme

Tak hanya itu, Suyeni juga merasa terharu karena putranya memiliki keterampilan yang tidak disadarinya. Pernah ia mendapat kabar dari guru putranya bahwa Melvan mahir dalam menggambar. Bahkan hasil gambarnya serupa dengan empat dimensi.

“Jadi itu yang kadang bikin aku suka nangis. Gurunya suka bilang kalau anak aku luar biasa. Maksudnya aku tidak menyangka kalau anak aku sangat berharga di sekolah itu. Karena anak-anak [dengan] autis[me] itu punya prestasi tapi kita tidak bisa duga,” jelasnya.

[Baca Juga: Ini Makna Kesuksesan Bagi Orangtua dengan Anak dengan Austime]

Berkaca pada pengalamannya ini, Suyeni sadar bila peran orangtua sangat penting dalam masa pertumbuhan anak dengan autisme. Tak jarang ditemui orang tua anak dengan autisme yang tak mendampingi saat putra-putri mereka melakukan terapi. Padahal momen ini sangat penting untuk memahami pertumbuhan anak mereka.

“Mentang-mentang dia berduit, dia cuma menyiapkan mobil. Habis itu dia menyuruh pembantunya yang menemani anaknya terapi. Dia pikir itu berobat terapi, habis itu beres (masalahnya). Padahal autisme itu tidak ada obatnya. Peran penting itu anak harus didampingi. Jadi harus kita lihat perkembangannya,” katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.