PONDOK INDAH-KAWASAN-KELURAHAN CIPETE UTARA KINI PUNYA WARUNG DAUR ULANG-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Berita Kawasan

Kelurahan Cipete Utara Kini Punya Warung Daur Ulang

Meningkatnya kesadaran warga Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan memicu terbentuknya progam bank sampah. Hampir di setiap RT dan RW di Cipete Utara memiliki lokasi bank sampah.

Dengan adanya bank sampah, masyarakat diberi edukasi dalam mengolah sampah rumah tangga. Kini, mereka mampu memilah sampah organik maupun nonorganik, yang selanjutnya akan ditimbang dan dijual ke bank sampah yang ada di lingkungan RT maupun RW.

Selain lingkungan menjadi lebih bersih, dengan adanya program bank sampah ini warga bisa mengumpulkan pundi-pundi keuntungan dari sampah. Ada dua sistem pembayaran yang diterapkan, yaitu dengan sembako atau dalam bentuk uang.

KELURAHAN CIPETE UTARA KINI PUNYA WARUNG DAUR ULANG-RACHLI-1100 px X 600 px-02.jpg

Pihak Kecamatan Kebayoran Baru mendukung dengan pengembangan bank sampah, khususnya yang berada di kawasan Kebayoran Baru. Hal itu dilihat dari meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

[Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Diketahui dari Bank Sampah di Kawasan Pluit]

“Kecamatan Kebayoran Baru sangat mendukung pengembangan bank sampah, khususnya di wilayah Kebayoran Baru dengan aktif hadir dipenimbangan bank sampah,” ujar Camat Kebayoran Baru Aroman Nimbang.

Seiring dengan perkembangan bank sampah, jumlah penimbang di bank sampah Cipete Utara semakin meningkat. Hal itu memicu terbentuknya Warung Daur Ulang. Saat ini, Kelurahan Cipete Utara memiliki empat lokasi Warung Daur Ulang yakni di RW 07, 08, dan dua lokasi di RW 09.

Dua Warung Daur Ulang dikelola dua bank sampah yang bekerja sama dengan corporate social responsibility (CSR). Bank Sampah Citra Anrasari RW 09 dengan General Electric yang berlokasi di Lapangan Kampung Biru RT 03 dan Sekertariat Karang Taruna Cipete Utara. Bank Sampah Reformasi RW 08 didukung CSR yakni Bank DKI dan Bank Sampah Saraswati di RW 07.

Warung Daur Ulang, seperti yang diterangkan Lurah Cipete Utara Muhammad Yonan, pada prinsipnya sama seperti operasional bank sampah. Namun bedanya, di Warung Daur Ulang warga dapat menukar sampahnya dengan sembako, seperti gula pasir, minyak goreng, dan sebagainya.

[Baca Juga: 3 Restoran Cozy Berkonsep Tematik di Kawasan Cipete]

“Memilah sampah dari rumah adalah kebiasaan yang baik dan ternyata mampu memberikan keuntungan ekonomis yaitu sampah ditukar menjadi rupiah atau sampah dibarter dengan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya dikutip dari pesan singkat yang diterima PingPoint.co.id, Minggu (4/11/2018).

Dengan adanya program semacam ini, kata Yohan, pihaknya akan terus berinovasi membangun Bank Sampah dan Warung Daur Ulang, dan diharapkan cara ini dapat mengatasi persoalan sampah di wilahnya.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.