Sulitkah Merestorasi Sebuah Foto

Berita Kawasan

Sulitkah Merestorasi Sebuah Foto?

Bagi kalian yang hidup di tahun 90an dan di awal 2000, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tustel atau kamera analog. Tidak seperti menggunakan kamera digital, dengan kamera analog hasil foto baru bisa dilihat beberapa hari setelah melakukan pemotretan. Itu pun harus melalui proses yang panjang sebelum hasilnya bisa kita nikmati. Belum lagi jika kualitas cetakannya buruk. Hal itu tentu memengaruhi hasil dan bahkan warnanya bisa memudar jika kita tidak merawat foto tersebut dengan baik.

[Baca Juga: Ini Cerita di Balik Seri Foto Kursi ala Roy Genggam]

Untuk itu, Perpustakaan Nasional RI baru-baru ini menggelar acara workshop Restorasi Foto Lawas di Gedung Perpusnas, Gambir, Jakarta Pusat. Workshop yang dibuka untuk umum itu merupakan bagian dari acara pameran dan peluncuran buku Katalog Foto Soekarno yang diterbitkan Perpusnas RI. Dengan restorasi, kita juga bisa mengembalikan kualitas foto yang rusak kembali seperti baru lagi.

Sulitkah Merestorasi Sebuah Foto

Dalam acara tersebut, turut mengundang sebagai pembicara yakni Rahmad Gunawan dari Galeri Jurnalistik Foto Antara yang juga merupakan ahli restorasi foto-foto lawas. Rahmad yang juga seorang Fotografer ini memberikan beberapa tips dalam merestorasi foto.

Sulitkah Merestorasi Sebuah Foto

“Melakukan restorasi foto itu kaya rekonstruksi sebenarnya. Pertama kita mencoba membayangkan ulang. Misalnya ada foto yang sudah hampir rusak gambarnya, tentu kita harus menggambar ulang agar foto tersebut terlihat simetris dan tidak kelihatan editannya,” kata Rahmad.

  1. Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin merestorasi foto kata Rahmad dalah harus memahami tools yang akan dipakai. Terlebih saat ini, banyak sekali aplikasi editing foto yang bisa digunakan. “Kalo ke teknis ya yang pertama sih sebenerannya paham tools yang akan dipakai. Kan banyak aplikasi olah foto. Karena Saya dari awal pake Photoshop karena lebih kompit fiturnya dan lebih manual. Semua bisa kita lakukan asal mau nyoba,” tambahnya.
  2. Jika semua tools sudah dipahami, selanjutnya tinggal melakukan restorasi pada sebuah foto. Meski begitu, kita tidak boleh sembarangan ketika akan merestorasi foto lawas apalagi foto sejarah. Hal itu agar nilai dari foto tersebut tidak hilang. Untuk merestorasi foto sejarah kata Rahmad, harus juga disertai referensi foto lainnya.Selain itu, tidak boleh juga mengubah isi dan konten dalam foto terlalu liar.
  3. “Kalau di restorasi foto ini saya juga tidak boleh menambahkan unsur yang tadinya nggak ada menjadi ada. Tapi saya coba memperbaiki foto yang rusak menjadi lebih baik dan tidak menimbulkan cerita baru,” ucap pria lulusan Seni Musik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

[Baca Juga: Dear Penggemar Fotografi, Ini Perbedaan Istilah di SD Card]

Namun apakah semua foto bisa direstorasi?

Rahmad menjawab bisa iya bisa tidak. Hal itu tergantung kemampuan kita untuk membayangkan. Menurutnya, apa yang ada dibayangan belum tentu valid sesuai kondisi aslinya.

Sulitkah Merestorasi Sebuah Foto

“Yang paling sulit ketika foto rusak pada bagian setengah wajah manusia. Apalagi foto yang direstorasi bukan tokoh yang dikenal. Saya juga nggak bisa menggambar seenaknya, karena ini berhubungan dengan identitas seseorang. ” ujar Rahmad.


Read More

Artikel Lainnya

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

Kecantikan dan Fashion

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

02 July 2022, 12:51

Maybelline Sky High Waterproof Mascara ini mengandung ekstrak bambu dan fiber yang dapat membantu memanjangkan dan menebalkan bulu mata.

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!.jpg

Hobi dan Hiburan

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!

01 July 2022, 15:58

Dengan kehadiran formasi lengkap, empat vokalis dan dua drummer di satu panggung, pemesanan tiket konser 30 Tahun Dewa 19 di Candi Pramabanan jenis pre-sale satu serta dua telah habis dengan tiket harga normal yang saat ini tersedia.

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashles s.jpg

Bisnis

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashless

01 July 2022, 14:44

Demi mengikuti tren digitalisasi serta iklim cashless yang bersifat kekinian, Astra Life juga memiliki produk asuransi kesehatan yang bersifat non-tunai.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

01 July 2022, 10:42

Baru-baru ini gapura Chinatown di kawasan Glodok Jakarta kembali diresmikan usai proyek restorasinya pasca-puluhan tahun yang lalu dihancurkan tentara Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.