Survei LIPI Temukan 30 Persen Korban PHK Lulusan Sarjana

Bisnis

Survei LIPI Temukan 30 Persen Korban PHK Lulusan Sarjana

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia begitu berdampak pada pekerja. Sejumlah pekerja mengalami pengurangan gaji hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hasil Survei online Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terkait dampak pandemi COVID-19 terhadap pekerja di Indonesia menunjukkan meski 52 persen pekerja yang di PHK merupakan lulusan SLTA/sederajat, sebanyak 30 persen pekerja lainnya adalah lulusan sarjana. Lalu ada 11 persen pekerja lulusan diploma yang mengalami PHK.

Adapun sektor pekerjaan yang paling terdampak PHK adalah sektor perdagangan, rumah makan dan akomodasi dengan persentase 24 persen diikuti jasa kemasyarakatan sebesar 1 persen .

[Baca Juga: Pekerja yang Di-PHK Akibat Corona Bisa Lapor ke Disnakertrans DKI]

“Berdasarkan jenis pekerjaannya, sebanyak 32 persen korban PHK berasal dari tenaga usaha jasa; 22 persen tenaga profesional/teknisi; 15 persen tenaga tata usaha; 13 persen tenaga produksi operator alat angkutan dan pekerja kasar; dan 9 persen tenaga usaha penjualan,” kata Ngadi dari Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, dilansir dari lipi.go.id(6/5/2020).

Survei yang dilakukan terhadap 1112 pekerja ini juga menunjukkan 65 persen responden terdampak COVID-19 memang dapat bekerja di rumah. Tetapi, 15 persen pekerja mengalami Pemutusan Hubungan Kerja tanpa pesangon.

“Hanya dua persen yang di-PHK dengan pesangon,” ujar Ngadi.

Mengandalkan Pendapatan

Responden yang mengalami PHK didominasi laki-laki dengan total sebanyak 61,3 persen pekerja. Sejauh ini, berbagai program bantuan bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 memang telah dibuat oleh pemerintah. Mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga Kartu Pra Kerja.

Namun, berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 68 persen responden masih mengandalkan pendapatan dari pekerjaan saat ini untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Hanya dua persen yang menjadikan bantuan pemerintah sebagai sumber pendapatan utama,” jelas Ngadi.

Survei LIPI Temukan 30 Persen Korban PHK Lulusan Sarjana

Meski 43 persen responden masih memiliki pendapatan tetap, 20 persen responden mengalami pengurangan pendapatan. Bahkan ada pula yang sama sekali tidak mendapat upah.

“Namun 20 persen responden mengalami pengurangan pendapatan sampai 30 persen, 16 persen tidak ada pendapatan, 10 persen pendapatannya berkurang sampai 50 persen, dan 11 persen berkurang 30 sampai 50 persen,” jelasnya.

Kurang Optimistis

Kemudian terkait dengan Kartu Pra Kerja, sebanyak 76 persen responden mengetahui informasi Kartu Pra Kerja. Namun, baru 24 persen yang telah mendaftar program tersebut.

Mayoritas atau sebanyak 52 persen responden yang mendaftar program tersebut beralasan mencoba peluang yang ditawarkan pemerintah. Lalu dari segi optimisme pencari kerja, sebanyak 48,5 persen responden mengaku kurang optimis. Hanya 25,8 persen yang optimistis.

Ngadi menjelaskan hal tersebut dikarenakan 43,8 persen responden mengaku sudah diterima bekerja dan tinggal menunggu panggilan. Lalu 32.1 persen responden memiliki keterampilan yang dibutuhkan pemberi kerja dan 15,5 persen responden percaya pandemi akan segera berakhir.

[Baca Juga: Ancaman PHK Intai Pekerja Ibu Kota di Kala Pandemi]

“Selain itu 8,6 persen responden mengaku percaya pemerintah menjamin kondisi perekonomian akan kembali pulih,” pungkasnya.

Untuk diketahui, survei ini diikuti responden berusia 15 tahun ke atas dengan persentase 44,1 persen perempuan dan 55,9 persen laki-laki. Para responden memiliki beragam latar belakang profesi seperti tenaga profesional teknisi, tata usaha, tenaga usaha jasa, tenaga produksi, operator alat angkutan dan pekerja kasar, dan pekerjaan umum lainnya.

Berdasarkan distribusi responden menurut tempat tinggal, 75,7persen merupakan penduduk pulau Jawa dan distribusi responden menurut tempat bekerja pun 75,1 persen didominasi pulau Jawa dengan sebanyak 37,7 persen bekerja di DKI Jakarta.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Erni 2 years, 1 month lalu
    erni

    ⁣Bosan di rumah terus karena wabah ini ❓ ❔ buruan join di ⁣poker165.co ,permainan poker paling seru. dan jangan lewatkan bonus atau event dengan hadiah mencapai milyaran. menjadi ⁣milyarder bukan mimpi lagi untuk pemain poker165.co 😎