cabai-rawit.jpg

Bisnis

Tahun Baru Telah Usai, Harga Cabai dan Minyak Goreng Belum Turun

Sejumlah harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar KBB (Kabupaten Bandung Barat) masih meroket. Salah satu bahan pokok yang mengalami kenaikan signifikan pasca tahun baru adalah cabai rawit merah dan minyak goreng.

Melansir dari ayobandung.com, meski tahun baru sudah lewat, harga cabai rawit merah masih menyentuh angka Rp90.000-Rp95.000 per kilogram. Harga cabai rawit hijau pun kini mencapai Rp60.000-Rp70.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng di pasaran mencapai Rp20.000-Rp25.000 per liter.

Kisaran harga tersebut berdasarkan hasil survei Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat di tujuh pasar, yaitu Pasar Tagog Padalarang, Pasar Curug Agung, Pasar Cisarua, Pasar Panorama Lembang, Pasar Cililin, Pasar Batujajar, dan Pasar Sindangkerta.

Ini Daftar Nomor Telepon 23 Pasar Online di Bandung

Hal itu juga disepakati oleh salah satu pedagang sembako di Pasar Gunung Bentang, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, harga bahan pokok ini naik sejak tahun baru. Harga bahan pokok yang paling tinggi kenaikannya adalah cabai rawit dan minyak goreng.

"Iya naik sejak mau tahun baru. Paling tinggi cabai rawit merah dan minyak goreng. Padahal tahun barunya udah selesai," kata salah seorang pedagang sembako, Kamis (6/1/22), dikutip dari ayobandung.com.

Melansir dari berbagai sumber, kenaikan cabai rawit dipengaruhi dengan menyusutnya hasil panen ketika memasuki musim hujan. Sedangkan kenaikan minyak goreng disebabkan karena gangguan cuaca yang menekan tingkat produksi minyak nabati dunia.

[Baca Juga: Jelang Akhir 2021, Harga Cabai Hingga Minyak di Kota Semarang Naik]

Secara keseluruhan, harga minyak nabati di seluruh dunia alami anjlok sekitar 3,5 persen. Selain itu, kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh harga crude palm oil (CPO) dunia yang naik menjadi US$ 1.340/MT. Sehingga kenaikan CPO tersebut membuat harga minyak goreng meroket tajam.

Akibat harga cabai rawit dan minyak goreng meroket tajam, para pedagang di Kabupaten Bandung Barat sepakat untuk mengurangi stok pembelian, karena khawatir permintaan akan turun. Apalagi, tingkat ketahanan cabai rawit lebih rentan.

"Kita kurangi stok minyak dan cabai takut gak laku nanti rugi. Apalagi cabai kan rentan busuk, nanti sayang gak kejual," jelasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.