Tak Banyak yang Suka, Acar Fermentasi Miliki Manfaat untuk Kesehatan

Kesehatan

Tak Banyak yang Suka, Acar Fermentasi Miliki Manfaat Kesehatan

Acar merupakan sajian yang dibuat dengan sayur yang difermentasikan. Di Indonesia, acar biasanya menggunakan mentimun, wortel, cabai rawit, dan bawang merah. Karena proses fermentasi, acar menghasilkan rasa asam kecut. Apalagi biasanya acar di Indonesia menggunakan banyak cuka saat proses mengolahnya.

Namun sayangnya, banyak orang yang kurang menyukai makanan pendamping ini dikarenakan cita rasanya yang kecut. Memang rasa asam tak bisa cocok di semua lidah. Fermentasi sayuran ini bertujuan untuk mengawetkan makanan agar umur simpannya lebih tahan lama.

Tak Banyak yang Suka, Acar Fermentasi Miliki Manfaat untuk Kesehatan

Makanan fermentasi ini bukan hanya ada di Indonesia, salah satu makanan fermentasi yang populer di dunia adalah Kimchi. Acar sawi putih yang diberikan bumbu cabai merah asal Korea Selatan. Kimchi merupakan salah satu acar fermentasi yang sempat didapuk menjadi makanan paling sehat di dunia. Di Korea jenis acar juga lebih banyak, selain sawi putih, ada juga yang terbuat dari lobak, kucai, timun, daun wijen, dan lain sebagainya.

[Baca Juga: Wisata Kuliner Bogor Tidak Lengkap Tanpa 3 Asinan Ini]

Melansir dari beberapa sumber, acar fermentasi memang memiliki kandungan vitamin yang baik untuk tubuh, misalnya vitamin B yang bermanfaat untuk mengubah makanan jadi energi untuk tubuh. kemudian ada pula vitamin A yang bagus untuk penglihatan, sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan sel, membantu mengontrol gula darah, dan lainnya.

Sebuah penelitian membuktikan, mengonsumsi acar mampu mengurangi kadar glukosa darah postprandial dan puasa pada orang dewasa yang berisiko terkena diabetes tipe 2. Karena telah melewati proses fermentasi, acar juga mengandung probiotik atau bakteri baik yang memberikan berbagai manfaat kesehatan untuk kulit dan tubuh. Dalam beberapa penelitian bahkan menyebutkan jika acar juga mampu mencegah kanker kolorektal atau kanker usus.

[Baca Juga: Benarkah Cuka Apel Bisa Menurunkan Berat Badan?]

Hal serupa juga disebutkan Marketing Manager Nusantara Pasific Adhi Putra Tawakal saat jumpa pers di Grain Trades di World Trade Centre, Jakarta Selatan (6/11/2019). Menurut Adhi, proses fermentasi acar justru baik untuk pencernaan sehingga baik untuk kesehatan. “Kebanyakan orang Indonesia justru tidak suka acar karena asam kecut. Padahal manfaatnya banyak sekali untuk tubuh,” ujar Adhi.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.