Tak Cukup Bantuan Sembako, Perempuan Anak Ada Kebutuhan Khusus

Kesehatan

Tak Cukup Bantuan Sembako, Perempuan & Anak Ada Kebutuhan Khusus

Bantuan sosial berupa sembako sudah digulirkan di banyak wilayah selama pandemi COVID-19. Namun, masyarkat, khususnya anak-anak dan perempuan butuh dari sekadar bantuan sembako yang juga harus dipenuhi.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dalam keterangan tertulisnya menyebutkan terdapat kebutuhan spesifik bagi kelompok anak usia 0-2 tahun, 3-4 tahun, 5-10 tahun, dan 10-17 tahun, serta anak yang memerlukan perlindungan khusus.

Kelima kelompok anak tersebut membutuhkan tambahan pemenuhan gizi dan nutrisi untuk proses tumbuh kembangnya, seperti kacang hijau, vitamin, dan susu (khusus untuk anak di atas 2 tahun). Selain itu, mereka pun membutuhkan popok (bagi bayi di bawah 2 tahun), sabun antiseptik, dan pembalut bagi perempuan dan remaja putri.

Tak Cukup Bantuan Sembako, Perempuan Anak Ada Kebutuhan Khusus

Selain anak-anak, Kemen PPPA juga menuturkan ada tiga kelompok perempuan yang memerlukan kebutuhan spesifik di masa pandemi COVID-19. Mereka adalah perempuan disabilitas, perempuan lansia, dan perempuan kepala keluarga.

Perempuan kepala keluarga membutuhkan sabun, masker, suplemen, sarung tangan, susu, dan popok. Sementara perempuan disabilitas dan lansia membutuhkan komoditi yang sama seperti perempuan kepala keluarga, tetapi dengan tambahan popok.

Sebagai wujud memenuhi kebutuhan kepada anak-anak dan perempuan dari kalangan yang kurang mampu atau pra-sejahtera, Kemen PPPA telah membagikan kebutuhan spesifik tersebut kepada 1.134 orang yang di wilayah DKI Jakarta pada Jumat (8/5/2020).

[Baca Juga: Kemen PPPA: Anak Pelaku Kejahatan Juga Korban]

Bantuan ini adalah tahap awal yang didistribusikan Kemen PPPA. “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memastikan hak perempuan dan anak terpenuhi. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan para mitra dan jejaring kerja Kemen PPPA. Selama ini pemenuhan bantuan-bantuan yang sifatnya umum seperti sembako sudah ada. Nah, untuk bantuan sangat spesifik yang kami berikan hari ini fokus dulu di DKI Jakarta. Hari ini baru tahap pertama, menyusul tahap-tahap berikutnya juga akan diberikan bagi perempuan dan anak kelompok rentan lainnya,” jelas Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (8/5/2020).

Bintang berharap masyarakat luas, dunia usaha, tokoh adat dan agama, serta pemerintah menyadari bahwa kebutuhan anak dan perempuan bukanlah kebutuhan pokok saja, tetapi ada pula kebutuhan spesifik yang harus dipenuh. Hal ini karena kelompok anak tertentu masih mengalami proses tumbuh kembang. Perempuan remaja perlu dipenuhi kebutuhan kesehatan reproduksinya, pun begitu dengan perempuan lansia yang memiliki kebutuhan spesifik lainnya.


Read More

Artikel Lainnya

Ingin Berlayar di Australia Secara Gratis Princess Cruises Gelar Ko mpetisi Daring.jpg

Hobi dan Hiburan

Ingin Berlayar di Australia Secara Gratis? Princess Cruises Gelar Kompetisi Daring

30 June 2022, 15:13

Dalam momen peluncuran program liburan di atas kapal pesir ke Tasmania, Princess Cruises menggelar kompetisi daring untuk mendapatkan tiket berlayar gratis selama delapan hari di Australia.

Mulai Pekan Depan! Serial Suka Duka Berduka Ditayangkan Perdana di Vidi o.jpg

Hobi dan Hiburan

Mulai Pekan Depan! Serial Suka Duka Berduka Ditayangkan Perdana di Vidio

30 June 2022, 13:12

: Bagi Anda penggemar komedi Tanah Air, maka bersiaplah untuk menyaksikan serial Suka Duka Berduka yang diperankan bintang papan atas Indonesia yang mulai tayang pekan depan di Vidio.

Stadion Patriot Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 202 2.jpg

Berita Kawasan

Stadion Patriot Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2022

30 June 2022, 11:09

Akhir pekan ini, Stadion Patriot Bekasi akan menjadi saksi gelaran perdana timnas di Piala AFF U-19 2022.

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.


Comments


Please Login to leave a comment.