Tak Lagi Social Distancing, Kini WHO Menyebutnya Physical Distancing

Kesehatan

Tak Lagi Social Distancing, Kini WHO Menyebutnya Physical Distancing

Istilah social distancing yang padanan kata Bahasa Indonesianya pembatasan sosial mungkin sudah akrab di telinga. Bagaimana tidak, lewat berbagai media, anjuran untuk melakukan hal itu kerap muncul hampir setiap waktu. Tentunya, upaya tersebut tak luput dari tujuan menekan laju penyebaran COVID-19 yang sudah kian runyam di Indonesia dan hampir di semua negara di dunia.

Namun, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers mengenai COVID-19 pada 18 Maret silam menyebut istilah physical distancing, bukan social distancing yang selama ini digaungkan.

“Jangan berasumsi Anda tidak akan terinfeksi [virus SARS-CoV-2]. Bersiaplah seolah Anda akan terinfeksi. Tetapi masih ada harapan. Banyak hal yang bisa negara-negara lakukan. Tindakan jaga jarak fisik [physical distancing], seperti membatalkan acara olahraga, konser, dan pertemuan besar lainnya dapat membantu memperlambat penyebaran virus,” tutur Ghebreyesus dikutp dari who.int (24/03/2020).

Tak Lagi Social Distancing, Kini WHO Menyebutnya Physical Distancing

Ia mengatakan bahwa physical distancing mampu membuat Pandemi COVID-19 lebih terkelola dan memungkinkan tindakan yang dilakukan untuk menanganinya lebih fokus dan terukur.

Berkaitan dengan hal tersebut, diberitakan cnn.com (24/03/2020), hal yang selama ini dilakukan ketika penerapan social distancing pada dasarnya adalah menjaga jarak fisik untuk memperlambat penyebaran virus. Sementara itu, tidak ada anjuran untuk memutus hubungan sosial atau melakukan pengucilan sosial di masyarakat.

[Baca Juga: Hiburan Social Distancing, JOOX Luncurkan Program Musik 100% Gratis]

Gubernur New York Andrew Mark Cuomo yang menerapkan lockdown di wilayahnya memberi perhatian akan hubungan sosial antar individu selama adanya kebijakan menjaga jarak fisik. Meski Cuomo tak sedang bersama putrinya karena isolasi, Ia mengaku mengucapkan beberapa kalimat , seperti “aku cinta kamu”, “aku berharap sekarang aku sedang bersama kamu”, “aku rindu kamu” sungguh mengubah keadaan.

Fenomena yang dialami Cuomo menunjukkan bahwa selama physical distancing dilakukan, manusia masih bisa terhubung secara sosial lewat medium seperti internet maupun telepon.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk saling kontak dengan orang lain, meski tak lewat fisik. Contohnya saja, warga Italia yang menyanyi bersama dari balkon masing-masing untuk tetap bersosialisasi sekaligus mengusir rasa cemas di tengah pandemi COVID-19 ini.

Pandemi Influenza 1918 Bukti Social Distancing Tekan Sebaran Virus

Mengutip The Guardian (24/03/2020), Kepala Divis Etika Medis di NYU School of Medicine Arthur L Caplan menjelaskan pada prinsipnya ketika melakukan physical distancing, orang-orang tetap berada di dalam rumah dan tetap berjauhan secara fisik satu sama lain. Bepergian keluar harus diminimalisir kecuali untuk membeli obat-obatan dan makanan.

Namun, Ahli Bedah dan Peneliti Kebijakan Kesehatan di Harvard TH Chan School of Public Health Thomas Chin-Chia Tsai menekankan, saat melakukannya manusia tetap terhubung satu sama lain lewat teknologi. Contohnya, menelepon teman dan sanak saudara atau menggunakan FaceTime untuk berbagi momen.

[Baca Juga: Ini Film-film Rekomendasi Sutradara Timo Tjahjanto Tentang Isolasi Diri]

Di Indonesia sendiri, istilah social distancing berubah menjadi physical distancing. Kemarin disepakati social distancing itu nampaknya kurang bagus, lalu ada istilah physical distancing yang lebih dianjurkan lagi untuk menggunakan istilah jarak fisik," kata Menkopolhukam Mahfud MD, seperti pemberitaan dalam detik.com (24/03/2020).

Itulah mengapa ada perubahan istilah dari social distancing ke physical distancing, karena yang berjauhan hanyalah fisik bukan hubungan sosial.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.