Tak Pakai Masker di Kabupaten Malang, Bisa Kena Denda Sanksi Sosial

Berita Kawasan

Tak Pakai Masker di Kabupaten Malang, Bisa Kena Denda & Sanksi Sosial

Hingga saat ini Kabupaten Malang masih sedang dalam proses menuju tatanan normal baru atau new normal. Lantaran, masih ada penambahan jumlah terkonfirmasi COVID-19. Hal ini disebabkan masyarakat yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat terlalu abai dengan physical distancing. Terbukti, dari pantauan tim satgas selama transisi new normal, masih banyak warga terutama anak muda yang berkumpul dan nongkrong dalam jumlah banyak.

Melansir laman malangtimes.com (18/06/2020). Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang Letkol Inf Ferry Muzawwad berharap dengan adanya penerapan new normal di Kabupaten Malang, masyarakat dapat berdisiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Ia menekankan protokol kesehatan itu harga mati.

5 Kecamatan Kota Malang Dapat 3000 Masker

”Tolong dong lakukan ini (protokol kesehatan). Kalau yang jiwa muda, ayo bantu jangan sampai orang tua, saudara, tetangga kita yang mereka tidak tahu apa-apa terkena dampaknya. Terbukti kemarin yang di (Kecamatan) Wagir, bayi 10 bulan pun terdampak [positif COVID-19]. Padahal bayi itu tidak punya dosa. Itulah dampak-dampak akibat adanya orang-orang yang tidak disiplin,” ucap Ferry.

Persoalan sanksi denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan, apakah bakal diterapkan? Ferry mengaku pernyataan yang disampaikan Bupati Malang HM Sanusi itu memang perlu diberlakukan. Hanya, pihaknya menyarankan agar penerapan sanksi denda itu dijadikan sebagai opsi terakhir.

[Baca Juga: 5 Kecamatan Kota Malang Dapat 3.000 Masker]

”Kalau melihat ketentuan undang-undang, sebenarnya memungkinkan (penerapan sanksi denda). Cuma ini kalau seandainya ada upaya yang lain yang lebih baik, ya itu yang kami lakukan. Jadi, kami mencari suatu proses yang lebih baik dari yang paling baik,” ujar Ferry.

Anggota TNI yang juga menjabat sebagai komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu ini menjelaskan bahwa opsi lain selain sanksi denda itu adalah sanksi sosial. ”Misal ada yang melanggar, mungkin ada sanksi sosial yang bisa diterapkan. Contohnya, ditunjuk menjadi petugas pos ronda, nyapu jalan, kerja bakti atau yang lainnya. Silakan keputusan desa yang menentukan,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.