Taman Baca Hendra di Bandung.jpg

Pendidikan

Taman Baca Tertua di Bandung Berdiri Sejak Tahun 1967

Sebelum pandemi COVID-19 melanda negeri ini, ada banyak taman baca yang menjamur di berbagai daerah, salah satunya taman baca legendaris di Kota Bandung. Taman baca tersebut bernama Taman Baca Hendra.

Taman Baca Hendra berdiri sejak tahun 1967 yang didirikan oleh Juliana Huwae. Saat ini, TB Hendra dikelola oleh menantu Juliana yang bernama Atie Hendra. Beliau menjelaskan bahwa kecintaannya terhadap buku membuatnya memiliki banyak koleksi buku. Atie pun menularkan hobi tersebut kepada keluarga dan tetangganya. Kemudian ia menempatkan koleksi buku-bukunya di garasi dan menyewakannya kepada tetangga di sekitar rumahnya.

Koleksi buku TB Hendra terus bertambah dan buku yang dikoleksi pun beragam, ada buku pengetahuan, buku sastra, novel remaja sampai komik anak-anak. Hampir semua ada di TB Hendra ini, "Hampir ada sekitar 7-8 ribu member. Setiap harinya selalu banyak," ungkapnya, dikutip dari laman resmi disdik.jabarprov.go.id.

Taman Baca Hendra di Bandung 2.jpg

Sebelum pandemi datang, antusiasme masyarakat terus meningkat setiap harinya, kala akhir pekan pun masyarakat tetap datang beramai-ramai untuk membacanya. "Meski pagi belum buka, mereka sudah antre untuk meminjam buku. Pokoknya, waktu itu luar biasa peminatnya," tambahnya.

Namun saat ini berbeda, adanya pandemi membuat pengunjung taman baca menurun secara signifikan. "Total member berkurang dan sekarang semakin turun karena mungkin banyak yang khawatir bukunya di-sharing dengan orang lain. Padahal, kita tetap menerapkan protokol kesehatan, secara rutin kita bersihkan," ungkapnya.

Meski demikian Atie akan terus merawat dan mengelola TB Hendra agar tetap eksis.

[Baca Juga: Tujuan dan Cara-cara Membuka Taman Bacaan di Daerah]

Baginya, membaca buku dapat menambah wawasan, menghidupkan imajinasi dan membangkitkan kemampuan dalam pemecahan masalah. Atie berharap agar para orang tua mengenalkan buku pada anak sedini mungkin. Karena membaca buku mendatangkan banyak manfaat.

"Generasi hari ini sebaiknya dikenalkan dengan buku mulai dari kecil. Karena, manfaat buku sangat bagus," ujarnya.

Selain harus membacanya, jangan lupa untuk selalu rajin merawatnya juga agar buku tetap terjaga dan tidak dimakan rayap.

Taman Baca Hendra di Bandung 3.jpg

Untuk Anda yang sedang dan berada di Kota Bandung, Anda bisa langsung datang ke Jl.Sabang No. 28, Kota Bandung. Jika Anda ingin menyewanya, cukup membayar sewa berkisar Rp 2.000 hingga Rp 25.000 per minggunya. Masa pinjam untuk komik selama 3 hari dan novel selama 7 hari.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.