Taman Edukasi Kebon Kosong Berawal dari Pohon Beras

Pendidikan

Taman Edukasi Kebon Kosong Berawal dari “Pohon Beras”

Padi adalah penghasil beras yang kemudian dimasak menjadi nasi. Ternyata pengetahuan sederhana itu tidak dimiliki anak kota. Pembuatan Taman Edukasi di RW 06 Kelurahan Kebon Kosong ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, dalam hal ini Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara terhadap perkembangan anak saat ini. Di mana anak-anak yang tumbuh di kota besar seperti Jakarta tidak mengetahui suasana pedesaan atau profesi petani.

Bayu sempat menceritakan suatu hari saat tengah bertamasnya bersama keluarganya dia bertanya pada anak laki-lakinya mengenai padi yang tengah dilihatnya. Anaknya bersemangat menjawab pertanyaan dirinya dengan mengatakan padi sebagai pohon beras.

[Baca Juga: 5 Wisata Edukatif di Kawasan Kemang Jakarta]

Berawal dari jawaban anaknya itu, dia berfikir bahwa generasi anak yang tumbuh di kota besar seperti Jakarta tidak bisa menikmati suasana desa di mana banyak terdapat sawah yang ditanami padi dan hewan ternak.

Taman Edukasi Kebon Kosong Berawal dari Pohon Beras

“Kebetulan di Kebon Kosong ini ada tempat yang dimiliki TPKK Kemayoran yang dikelola warga. Warga di sini begitu aktif mengelola lingkungan. Kita kolaborasikan ini untuk menciptakan wahana edukasi. Kita ciptakan area persawahan seperti ini, tambak ikan, taman kelinci, dan burung. Agar anak-anak bisa bermain di sawah, tidak apa kotor-kotoran yang penting mereka bisa belajar dan bermain," jelasnya seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id (4/1/2019).

[Baca Juga: Pilihan Eduwisata di 4 Museum Sekitar Bogor Botanical Garden]

Selain itu, taman edukasi ini, lanjut Bayu, dapat menjadi tempat wisata edukasi yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat dengan kondisi ekonomi sosial yang terbatas tidak perlu hawatir tidak bisa membawa anaknya bertamasya. Sebab, Pemkot Jakpus telah membuat taman edukasi tersebut.

"Kalau masyarakat ini mampu, mereka akan pergi ke taman edukasi yang jauh dan dengan biaya yang mahal. Tapi, masyarakat dengan keterbatasannya bagaiamana? Ke mana mereka membawa anaknya bermain dan belajar? Kita buat taman edukasi ini, untuk mereka supaya mereka juga bisa bermain dan belajar sama seperti taman edukasi yang lain," paparnya.

Akan Terus Dikembangkan

Ke depan, kata Bayu, taman edukasi ini akan terus dikembangkan. Rencananya pun taman ini akan diretribusikan untuk biaya perawatan, tentunya dengan harga yang terjangkau. "Kita belum tentukan tarifnya, tapi maunya saya sekitar Rp10.000-15.000 untuk menganti ikan dan sayuran hidroponik yang akan mereka dapatkan untuk dimasak para ibu di sini, dan dimakan bersama anaknya di sini," tandasnya.

[Baca Juga: Sudin KPKP Jakarta Pusat Tambah 50 Lokasi Urban Farming]

Dalam peresmian taman tersebut turut hadir Sekretaris Kota, Iqbal Akbarudin, Asisten Pemerintahan, Sujanto Budiroso, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bakwan Ferizan Ginting, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Fahmi dan jajaran pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.