ads
SD Islam Darunnajah Tanamkan Rasa Peduli Kebersihan.jpg

Pendidikan

Tanamkan Rasa Peduli Kebersihan Sejak Dini dengan Cara Ini

Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak. Tidak hanya di rumah, namun juga di sekolah. Pembiasaan tersebut juga dapat melatih anak untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Membuat lebih peka atau peduli pada lingkungan.

Seperti yang dilakukan anak-anak di SD Islam Darunnajah, Jakarta Selatan. Mengutip laman darunnajah.com, kebersihan dan kerapihan sekolah menjadi tanggung jawab warga sekolah. Sikap dan perilaku untuk menjaga kebersihan dan kerapihan harus ditanamkan sejak dini.

Lantas bagaimana cara membiasakan anak agar bisa peduli dengan kebersihan dan kerapihan lingkungan sekitarnya. Mengutip Sahabat Keluarga Kemendikbud (18/1/2017), berikut ini beberapa cara untuk membiasakan anak.

Pembiasaan

Biasakan anak tidak membuang sampah sembarangan. Pihak sekolah bisa membuat rambu-rambu untuk tidak membuang sampah sembarangan dengan media gambar, sehingga mudah dipahami anak-anak.

[Baca Juga: Cleanee Jakarta Project, Gerakan Anak Muda Peduli Masalah Sampah]

Selain itu bisa melalui persuasi atau nasihat langsung yang sifatnya lisan. Sekolah juga harus menyediakan tempat sampah dengan jumlah yang memadai atau sesuai kebutuhan, serta telah dipisah antara tempat sampah organik atau basah dan tempat sampah nonorganik atau kering.

Diingatkan

Anak-anak diminta untuk membiasakan diri saling mengingatkan teman, jika ada di antara teman mereka yang lupa membuang sampah sembarangan.

Jadi ada semacam swakontrol, saling mengawasi dan mengingatkan di antara sesama teman. Hal ini bagus, secara tidak langsung anak-anak digiring pada satu pemahaman bahwa kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, mereka harus saling mewujudkan dan menjaganya.

Beri Contoh

Para ibu dan bapak guru harus bisa memberi contoh untuk peduli pada kebersihan lingkungan sekolah, misal dengan kesediaan untuk memungut sampah yang tercecer.

[Baca Juga: 3 Hal yang Harus Dihindari Orangtua dalam Mendidik Anak Usia Dini]

Lakukan itu sambil memberikan arahan kepada anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Karena mereka langsung diberikan contoh, tentu mereka akan lebih mudah untuk mengikutinya.

Melakukan Bersama-Sama

Ajak anak-anak untuk bersama-sama membersihkan ruangan kelas. Anak-anak dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dan tiap kelompok bertanggung jawab membersihkan bagian tertentu dari isi kelas. Cara ini akan meningkatkan rasa memiliki mereka pada kelas, harapannya tanpa diminta lagi, mereka akan menjaga kelas agar tetap bersih dan nyaman.

Menerapkan Peraturan

Menjaga kebersihan toilet. Toilet biasanya menjadi ukuran bersih tidaknya suatu lingkungan sekolah. Kalau toiletnya bersih, biasanya bagian lain dari sekolah juga akan bersih, asri dan tertata dengan baik.

Sebaliknya, jika kondisi toiletnya jorok, biasanya bagian lainnya juga jorok. Ingatkan selalu anak-anak untuk menjaga kebersihan peturasan dengan menyiramnya setelah memakainya.

Read More

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan tubuh

Kesehatan

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

21 April 2019, 12:00  |  9 Views

Walaupun wujudnya unik tak seperti buah lainnya, markisa mengandung banyak manfaat lho. Berikut manfaat markisa untuk kesehatan.

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Masyarakat Peduli Terhadap Sampah

Berita Kawasan

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Warga Peduli Terhadap Sampah

21 April 2019, 14:00  |  4 Views

Dalam Diskusi Kota Bekasi Bersih, Wakil Wali Kota Bekasi berikan motivasi warga untuk peduli mengelola sampah.

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

Berita Kawasan

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

21 April 2019, 10:00  |  6 Views

Pameran foto kisah panjang Islam di Australia digelar di Museum Sejarah Jakarta hingga 30 April 2019.

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Berita Kawasan

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

21 April 2019, 16:00  |  6 Views

Beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta mulai mendengungkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Apakah cara ini efektif mengurangi konsumsi plastik?


Comments


Please Login to leave a comment.

ads