Tanggap COVID-19, Pemkot Surabaya Kembali Sebar Belasan Ribu Masker

Berita Kawasan

Tanggap COVID-19, Pemkot Surabaya Kembali Sebar Belasan Ribu Masker

Hingga Selasa (21/4/2020) melalui laman lawancovid-19.surabaya.go.id, Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya menyebutkan jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Surabaya sudah mencapai 299 kasus. Peningkatan juga terjadi pada jumlah kasus dalam perawatan dan meninggal dunia, yakni 223 kasus dan 31 kasus. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh masih tak ada perubahan yakni 45 orang.

Terkait itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengungkapkan, Pemkot Surabaya telah menyebarkan kembali masker dan hand sanitizer ke pasar-pasar. Menurutnya, penyebaran dilakukan ke Kecamatan Kenjeran dan Kecamatan Bulak, di pasar-pasar itu dibagikan satu paket berisi 2 masker dan 1 botol hand sanitizer, serta ditambah pembagian masker kain.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro

“Nah, hari ini di dua kecamatan itu kami membagikan di Pasar Krempyeng Dukuh Bulak Banteng sebanyak 40 paket ditambah pula dengan pembagian 50 masker. Sedangkan di Pasar Podomoro kami membagikan 50 paket ditambah 50 masker, dan di Pasar Rahardjo membagikan 20 paket ditambah 50 masker,” kata Agus di situs Surabaya.go.id, Selasa (21/4/2020).

Sebenarnya, pembagian masker dan hand sanitizer ke pasar-pasar itu sudah lama dilakukan Pemkot Surabaya. Bahkan, hingga saat ini pemkot sudah membagikan paket bantuan sebanyak 3.382. Selain itu masih ada pula bantuan yang disebarkan yang bukan dalam bentuk paket, yaitu hand sanitizer sebanyak 10.151 buah, masker sebanyak 17.890 buah. “Jadi, jumlahnya sudah ribuan yang kami sebarkan ke pasar-pasar itu,” katanya.

[Baca Juga: COVID-19 Melonjak, Akademisi Desak Pemkot Surabaya Ajukan PSBB]

Agus Hebi memastikan, pembagian hand sanitizer dan masker itu akan terus dilakukan ke pasar-pasar yang ada di Kota Surabaya, yaitu 81 pasar milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan 69 pasar tradisional yang dikelola LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan).

Menurutnya, salah satu alasan untuk terus menyebarkan masker dan hand sanitizer ke pasar karena lokasi tersebut sangat memungkinkan untuk menjadi cluster baru penyebaran COVID-19. Sebab, di pasar itu agak sulit menerapkan physical distancing. Di samping itu, peredaran uang kertas dan logam juga menjadi salah satu faktor penyebar virus baru ini.

[Baca Juga: Warga Surabaya dapat 10.000 Masker Kain dari Produsen Pembalut Ini]

“Selain itu, kebiasaan cuci tangan seakan belum menjadi bagian rutinitas atau kewajiban perorangan, dan para pedagang, kuli panggul, karyawan toko, tukang becak, dan semua komponen di pasar belum terbiasa menggunakan masker, makanya wajib ada pemaksaan penggunaan masker. Kalau semua itu dilakukan dengan disiplin dan rutin, saya yakin pasar-pasar di Kota Surabaya akan aman. Intinya disiplin,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada para pedagang dan semua komponen yang ada di pasar agar ikut berpartisipasi dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini harus dilakukan secara bersama-sama. “Makanya kita beri stimulus bagikan masker gratis, supaya para pedagang itu juga ikut berpartisipasi,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.