Kemenkes Targetkan 90 Persen Gangguan Pendengaran Berkurang Pada 2030

Kesehatan

Target Kemenkes: 2030, 90 Persen Gangguan Pendengaran Berkurang

Setiap tahunnya, pada tanggal 3 Maret diperingati sebagai Hari Pendengaran Sedunia. Mengingat hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya dan menargetkan penanggulangan gangguan pendengaran berkurang menjadi 90 persen di tahun 2030.

Upaya itu dilakukan Kemenkes dengan menggunakan lima jenis kebijakan dan strategi penanggulangan gangguna pendengaran dan ketulian.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Cut Putri Arianie mengatakan, pentingnya menurunkan gangguan pendengaran agar kualitas kesehatan bangsa Indonesia meningkat.

[Baca Juga: Alat Bantu Dengar Widex Evoke Tawarkan Ragam Keunggulan]

“Mendengar sangat berkaitan dengan hubungan sosial karena jika tidak mendengar maka sosialisasi akan berjalan tidak baik dan hubungan akan buruk. Di dunia pendidikan juga penting, kalau pendengaran buruk kualitas pendidikan juga buruk,” katanya di Gedung Kemenkes, Jakarta seperti dikutip dari depkes.go.id (22/3/2019).

Adapun lima jenis kebijakan dan strategi penanggulangan ganggauan pendengaran dalam mencapai target itu sebagai berikut.

  1. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat sehingga dapat terhindar dari faktor risiko.
  2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui penguatansumber daya, dan standarisasi pelayanan,
  3. Meningkatkan kemitraan dengan lintas program, lintas sektor, dan pemangku kepentingan terkait.
  4. Menyelenggarakan Surveilans dengan mengintegrasikan dalam sistem surveilans penyakit tidak menular di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan masyarakat.
  5. Meningkatkan advokasi kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, dan pemangku kepentingan terkait.

[Baca Juga: Mendeteksi Gangguan Pendengaran dengan OAE]

Diakuinya, mendorong masyarakat peduli terhadap telinga karena apabila pendengaran tidak baik akan menggangu kualitas kehidupan. Banyak potensi yang menjadi penyebab kerusakan pendengaran, seperti kebisingan atau terlalu lama menggunakan headphone.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 pravalensi gangguan pendengaran penduduk di atas lima tahun sebanyak 2,6 juta dari seluruh wilayah di Indonesia. Angka gangguan pendengaran yang cukup tinggi mengancam terjadinya tuli sedang, berat, hingga sangat berat.

Selain itu, tuli kongenital terjadi pada satu sampai dua kelahiran. Ketulian sensorineural dari ringan sampai sangat berat. Proporsi gangguan pendengaran karena cacat sejak lahir bisa disembuhkan apabila diobati sebelum usia tiga bulan.

[Baca Juga: PABD Melawai Hadirkan Alat Bantu Dengar Berteknologi Terkini]

“Itu bisa mencegah terjadinya ketulian dengan menepuk tangan saat bayi baru lahir, biasanya dokter atau bidan yang membantu melahirkan telah melakukan hal tersebut. Jika terjadi reflex gerakan, maka pendegaran bayi itu sehat. Setelah itu lakukan pemeriksaan sampai tiga bulan ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Kedai Ini Hadirkan Sajian Kopi Butter di Pasar Kranggan Yogyakarta.jpg

Kuliner

Kedai Ini Hadirkan Sajian Kopi Butter di Pasar Kranggan Yogyakarta

05 July 2022, 17:48

Kedai Terang Bintang di Pasar Kranggan Yogyakarta memiliki menu yang bisa dikatakan masih jarang ditemukan di kedai kopi lainnya di Kota Gudeg, yakni kopi butter.

Tak Sampai 1,5 Juta, realme Kembali Hadirkan Smartphone yang Ramah di Kantung.jpg

Bisnis

Tak Sampai 1,5 Juta, realme Kembali Hadirkan Smartphone Ramah Kantong

05 July 2022, 13:47

Perusahaan realme terus menggandeng para konsumennya yang menginginkan ponsel pintar dengan harga terjangkau dan kali ini hal itu direalisasikan melalui produk realme C30.

Tiga Mahasiswi ITB Menangi L’Oréal Brandstorm 2022 Global Tech Track

Pendidikan

3 Mahasiswi ITB Ini Berhasil Sabet Juara L’Oreal Brandstorm 2022 'Tech Track'

05 July 2022, 11:44

Para mahasiswi ITB berhasil membanggakan almamaternya usai meraih gelar juara di salah satu kategori kompetisi tingkat global L’Oreal Brandstorm 2022.

Rayakan HUT ke-432, Warga Kota Medan Disajikan Hiburan Hingga Pemecahan Rekor Muri.jpg

Berita Kawasan

Rayakan HUT ke-432, Warga Kota Medan Disajikan Hiburan Hingga Pemecahan Rekor Muri

04 July 2022, 15:35

Pada pekan kemarin warga Kota Medan melihat langsung berbagai rangkaian perayaan HUT ke-432 Kota Melayu Deli yang berisi hiburan, termasuk menyaksikan langsung wali kotanya manggung!


Comments


Please Login to leave a comment.