Agar Kasus COVID-19 Tidak Meningkat, DIY Perpanjang TDB Hingga Akhir Juli 2020

Berita Kawasan

Tekan Angka COVID-19, DIY Perpanjang TDB Hingga Akhir Juli 2020

Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Satuan Tanggap Darurat Bencana (TDB) COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta mengarah pada keputusan akan diperpanjang hingga akhir Juli 2020. Seluruh evaluasi dari kabupaten atau kota menunjukan, perpanjangan ini diperlukan untuk mempersiapkan ke arah new normal yang lebih siap dan tertata.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan, DIY tidak bisa memutuskan untuk memperpanjang atau mengakhiri masa tanggap darurat ini tanpa masukan dari kabupaten atau kota. Hal tersebut karena keduanya merupakan wilayah paling teknis yang benar-benar mengerti kondisi masyarakat masing-masing.

Agar Kasus COVID-19 Tidak Meningkat, DIY Perpanjang TDB Hingga Akhir Juli 2020

Tidak bisa dipungkiri, saat ini pertumbuhan ekonomi di DIY sudah mengalami minus 3 persen. Artinya, perlu segera dilakukan upaya-upaya pembenahan di berbagai sektor untuk meningkatkan angka tersebut. Namun melihat kondisi kesadaran masyarakat yang belum sepenuhnya sadar untuk melakukan protokol kesehatan, penerapan new normal belum bisa dilakukan. Oleh karena itu, apabila SK Gubernur tentang perpanjangan Tanggap Darurat Bencana DIY diperpanjang, waktu tersebut dapat dipergunakan dengan serius untuk menyiapkan new normal.

“Kita tentu menyadari bagaimana euforia masyarakat ketika dihembuskan tentang new normal. Malioboro dan tempat lain menjadi sangat padat. Mereka mengabaikan protokol kesehatan. Takutnya ketika tanggap darurat kita cabut sekarang, maka kita akan seperti provinsi lain yang meningkat kasusnya,” jelas Wakil Gubernur seperti dilansir dari jogjaprov.go.id (26/5/2020).

[Baca Juga: Perpanjang Status Tanggap Darurat, DIY Baru Siap New Normal Juli]

Namun Wagub DIY tersebut mengungkapkan pula, bukan berarti new normal masih jauh untuk dilakukan. Tanggap Darurat ini diharapkan mampu mempersiapkan dengan serius, bukan hanya dari sisi regulasi pemerintah, tapi juga tingkat kesadaran masyarakat. Bagaimanapun juga, banyak sektor yang harus segera bangkit untuk mengembalikan kondisi DIY menjadi seperti sebelum COVID-19.

Meningkatkan Kedisiplinan Warga

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana menambahkan, kesepakatan perpanjangan Tanggap Darurat hingga akhir Juli 2020 ini memiliki catatan-catatan yang tidak bisa diabaikan. Salah satu faktor utamanya adalah kedisiplinan masyarakat yang harus ditingkatkan.

Biworo mengungkapkan, fenomena yang terjadi di masyarakat akhir-akhir ini perlu dikaji dengan serius. Perlu ada peningkatan pemahaman, sosialisasi dan juga patroli-patroli. Di sisi lain satu kondisi yang harus disiapkan adalah membuka aktivitas-aktivitas ekonomi seperti hotel, objek wisata kemudian juga perbelanjaan dan sebagainya yang saat ini itu sudah atau pada tahap persiapan-persiapan. “Jadi tim verifikasi dari berbagai sektor dalam beberapa hari ini melakukan evaluasi verifikasi ke beberapa hotel, kemudian pusat perbelanjaan kemudian obyek wisata. Itu merupakan bagian dari persiapan-persiapan menuju aktivitas ekonomi yang kita sebut dengan normal,” ungkap Biworo.

Juni Mulai Normal, Pemda Siapkan Pariwisata di Jogja

Selain itu yang menjadi bahan pertimbangan yang lain adalah perkembangan kasus yang masih perlu penanganan intensif. Dampak-dampak sosial ekonomi yang juga memerlukan dukungan anggaran. Dengan begitu, status tanggap darurat ini bisa dipergunakan sebagai proses ke arah membuka aktivitas ekonomi.

“Keseimbangan antara membuka aktivitas, peningkatan disiplin, kemudian juga dalam penanganan kasus dan pemeriksaan swab maupun RDT akan dilakukan dengan lebih masif di kabupaten atau kota. Ini untuk memetakan kondisi yang sesungguhnya di lapangan, sehingga kemudian langkah-langkah yang lebih cermat, cepat, dan intensif bisa kita lakukan dari hasil proses itu,” papar Biworo.

[Baca Juga: Pilihan Transportasi Bandara dari dan ke Yogyakarta International Airport]

Biworo berharap, dengan perpanjangan status ini seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha bisa benar-benar mempersiapkan diri untuk new normal. Karena apabila kesadaran masyarakat tidak benar-benar, maka tanggap darurat akan terus diperpanjang. New normal pun tidak akan bisa diterapkan. Dengan kata lain pemulihan DIY akan sangat terhambat. Berbagai sektor seperti ekonomi, sosial, pariwisata, bahkan pendidikan akan sulit untuk bangkit.

Rapat yang digelar guna mengevaluasi status tanggap darurat DIY tersebut juga dihadiri Ketua DPRD DIY, bupatiatau wali kota se-DIY, Forkopimda DIY, LO BNPB Pusat, serta kepala SKPD terkait yang masuk kedalam Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.