Tekan Angka Kehamilan, Dinsos Malang Imbau Gunakan KB Jangka Pendek Kala Pandemi

Kesehatan

Tekan Angka Kehamilan, Dinsos Malang Imbau Gunakan KB Jangka Pendek Kala Pandemi

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menyarankan warga untuk menggunakan program keluarga berencana (KB) jangka pendek selama pandemi. Imbauan penggunaan kondom, pil, susuk, dan suntik KB ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Karena, saat ini di rumah sakit banyak orang yang masih terpapar COVID-19.

"Karena kalau yang jangka panjang seperti MOP [Metode Operasi Pria atau vasektomi, red.], itu kan harus ke rumah sakit, harus ada tindakan medis. Nah itu memang banyak yang takut, di samping kebijakan pemerintah juga Kota Malang maksudnya tidak memperbolehkan secara massa atau mengumpulkan banyak orang," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Sri Umiasih seperti diberitakan malangtimes.com (23/11/2020).

Tekan Angka Kehamilan, Dinsos Malang Imbau Gunakan KB Jangka Pendek Kala Pandemi

Umi panggilan akrab Sri Umiasih mengatakan, untuk mencegah angka kehamilan di masa pandemi, Dinsos-P3AP2KB memang memaksimalkan program KB agar angkanya tidak melonjak tinggi. Namun layanan KB di puskesmas saat ini ada yang berbeda dengan sebelum adanya wabah COVID-19.

"Salah satunya pemakaian KB, istilahnya masa pandemi kalau dikhawatirkan itu harus ada pencegahannya salah satunya pil dipakai jangka pendek, tidak berani ke puskesmas juga tapi memang akan dijadwal setiap harinya cuma beberapa layanan saja tidak seperti dulu," ungkap Umi.

[Baca Juga: Pemkot Tangerang Membuat Kampung Keluarga Berencana]

Menjelang akhir tahun ini, Dinsos-P3AP2KB baru saja menggelar penguatan kader untuk memaksimalkan sosialisasi terhadap masyarakat. Di mana saat ini memang sosialisasi lebih banyak dilakukan dengan virtual atau tanpa tatap muka.

"Kan ada di kader dari kecamatan, yang kelurahan itu ada kelompok sendiri, nanti setelah itu turun ke tingkat RW, dan diturunkan kembali ke kader-kader RT ada, ada saat pertemuan PKK, ada yang face to face. Memang kita kan tidak terlalu, jadi kita lewat WhatsApp itu saja sekarang. Tetap sosmed itu andalan saat pandemi. Jadi ada info dari kader ada pertemuan RW, mesti disampaikan tentang program KB itu sekarang bagaimana," jelasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Warga Tambakrejo Dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

Properti dan Solusi

Warga Tambakrejo dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

26 January 2021, 20:09

Kini sesuai janji Wali Kota Semarang, Kampung Nelayan sekarang telah didirikan Pemerintah Kota Semarang yang diperuntukkan bagi warga Tambakrejo.

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini.jpg

Properti dan Solusi

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

26 January 2021, 19:09

Hadir dengan desain yang lebih premium serta fitur yang lebih oke dibandingkan pendahulunya, realme Watch S Pro dibanderol di bawah Rp2 jutaan.

Krematorium Wahana Mulia Abadi Beroperasi Kebali dengan Alat Ramah Lingkungan

Berita Kawasan

Krematorium di Yogyakarta Gunakan Alat Ramah Lingkungan

26 January 2021, 18:09

Wali kota pun sangat mengapresiasi keberadaan krematorium dan berharap tempat tersebut memang disiapkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta.

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal di Jakarta Tak Berdampak

Bisnis

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal Tidak Tingkatkan Bisnis

26 January 2021, 18:05

Penambahan jam operasi pusat perbelanjaan dan restoran sebanyak satu jam di PPKM tahap dua dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.


Comments


Please Login to leave a comment.