Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan, Pemprov Jawa Tengah Gaungkan Sanksi Tegas.jpg

Berita Kawasan

Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan, Pemprov Jawa Tengah Gaungkan Sanksi Tegas

Pada 14 September 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengumpulkan semua Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP di wilayahnya secara virtual. Di mana dalam rapat itu Pemprov Jawa Tengah membasa mengenai evaluasi terkait penegakkan hukum terhadap para pelanggar protokol kesehatan di wilayah Jawa Tengah. Disinyalir melihat perkembangan penyebaran kasus positif COVID-19 serta respons para warganya, Pemprov Jawa Tengah menggaungkan agar sanksi yang dijatuhkan kepada pelanggar lebih tegas lagi.

Di depan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Budiyanto EP memaparkan mengenai kegiatan penegakkan protokol kesehatan yang sudah dilakukan secara serentak di wilayah Jawa Tengah. Di mana dari awal September 2020 sampai awal pekan ini, sudah ada sekitar 25.669 warga yang terjaring karena melanggar protokol kesehatan selama pelaksanaan razia.

Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan, Pemprov Jawa Tengah Gaungkan Sanksi Tegas .jpg

Budiyanto melanjutkan, puluhan ribu masyarakat yang terjaring itu dijatuhkan sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah masing-masing. Sanksi yang dijatuhkan rata-rata adalah membersihkan lingkungan atau menyita KTP selain sanksi lainnya. Dari pihak Satpol PP Provinsi Jawa Tengah sendiri sudah memiliki rencana untuk kembali menggelar operasi seperti ni pada Oktober nanti dengan 175 operasi yang diadakan di lima titik lokasi setiap wilayahnya.

[Baca Juga: Bawa Masker Tapi Tak Digunakan? Satpol PP Depok Akan Tetap Jatuhkan Sanksi]

Namun satu hal yang disinyalir disayangkan pihak Pemprov Jawa Tengah adalah terlihat indikasi bahwa warga tampaknya memandang sebelah mata operasi protokol kesehatan ini. Pasalnya, hukuman yang diberikan kepada pelanggar terasa kurang tegas sehingga tak memicu efek jera. Hal senada disuarakan Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.

“Ada warga yang dihukum nyapu jalan atau push up, mereka malah senyum dan selfie ria. Ada yang nekat minta difotokan petugas Satpol. Jadi, menurut kami, hukuman ini harus benar-benar yang memberikan efek jera,” ujar Fajar, sebagaimana dikutip dari jatengprov.go.d (14/9/2020).

[Baca Juga: Wow, Gubernur Jawa Tengah Sudah Miliki Uang Pecahan Rp75.000]

Ganjar Pranowo meresponsnya dengan meminta semua Satpol PP di Jawa Tengah utuk tetap secara intens melakukan penegakkan hukum dengan pihak Pemprov Jawa Tengah meninjau apa saja kebutuhan yang kurang dan nantinya akan dilengkapi agar tak membahayakan petugas di lapangan dari potensi paparan COVID-19. “Karena ini sudah berjalan, jadi kami evaluasi. Apakah ada efek jeranya atau tidak. Biro hukum saya minta evaluasi, mengajak ahli pidana untuk membahas itu. Kami berharap, hukuman nantinya bisa dilaksanakan dengan baik dan benar-benar memberikan efek jera,” tambahnya.

Terkait perkembangan kasus COVID-19 di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sendiri meminta sejumlah daerah untuk waspada dan melakukan pengetatan terhadap pengawasan protokol kesehatan. Wilayah yang disoroti orang nomor satu di Jawa Tengah itu adalah Kota Semarang, Kabupaten Tegal, Pati, Rembang, Boyolali, Sragen, Wonosobo, Pemalang, dan Kudus.

Read More

Artikel Lainnya

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan.jpg

Berita Kawasan

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan

25 September 2020, 13:28

Baru-baru ini Polda Metro Jaya dan Bank DKI berkolaborasi dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui aplikasi bernama Si Ondel.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Anisa 1 week, 3 days lalu
    anisa

    QQHarian merupakan Agen Slot Game Online Indonesia Deposit OVO & Terpercaya. Yang di dukung berbagai PROVIDER Ternama Dan menyajikan berbagai bonus terbesar yang menanti anda. info lebih lanjut bisa buka link nya ( biolinky.co/qqharian ) atau cukup ( <a href="https://qqharian.org/" title="Situs Slot Terbaru" rel="nofollow">Click Disini</a> ) guys.!!