Teknologi IoT Mudahkan Kontrol Tanaman di Balkot Farm

Berita Kawasan

Teknologi IoT Mudahkan Kontrol Tanaman di Balkot Farm

Balai Kota Farm (Balkot Farm) adalah buah kolaborasi dari sejumlah instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian, Biro Umum, Dinas Kesehatan, dan juga Bank DKI. Selain itu, Balkot Farm merupakan area budi daya tanaman secara vertikal melalui hidroponik yang memanfaatkan lahan sempit di wilayah perkotaan.

Wilayah Jakarta yang cukup sempit untuk dijadikan sebagai lahan pertanian atau perkebunan, bukan menjadi halangan bagi kegiatan pertanian dan perkebunan. “Balkot Farm menjadi contoh bagi warga Jakarta yang ingin melakukan urban farming secara vertikal, tanpa harus memiliki lahan yang besar,” jelas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania yang ditemui PingPoint.co.id (14/8/19).

Teknologi IoT Mudahkan Kontrol Tanaman di Balkot Farm

Balkot Farm juga didukung dengan beberapa teknologi untuk memberikan informasi dan memonitor keadaan tanaman secara real time. Setiap tanaman yang ada pada Balkot Farm ini telah dilengkapi dengan papan informasi dan QR Code khusus. QR Code ini akan terkoneksi dengan situs balkotfarm.jakarta.go.id yang menjelaskan jenis tanaman serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Cukup dengan scan QR Code tersebut, semua informasi yang terkait dengan tanaman itu langsung terpampang pada ponsel pintar Anda.

Selain QR Code, Balkot Farm juga menerapkan teknologi IoT. Ini merupakan teknologi yang dapat memonitor keadaan tanaman, langsung melalui ponsel pintar. Melalui sistem IoT, pihak Balkot Farm menggunakan sensor nutrisi air, yang memonitor kepekatan pH (keasaman) dan TDS (patokan jumlah zat yang terlarut) dalam air.

[Baca Juga: Kantor Gubernur DKI Jakarta Kini Punya Balkot Farm]

“Sedangkan untuk sistem artificial intelligent, Balkot Farm sedang mengembangkan pendeteksi hama dan daun. Sehingga jika nanti ada pengunjung yang mengambil foto hama atau daun pada tanaman, maka akan muncul semua informasi pada ponsel pintar,” ujar salah satu staf Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

Konsep urban farming 4.0 yang digagas Balkot Farm akan memudahkan para petani kota dalam mengembangkan dan memaksimalkan hasil pertanian mereka melalui pemanfaatan sistem IoT tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Balkot Farm juga sedang melakukan panen tanaman yang ketiga. Kali ini mayoritas yang dipanen adalah sayuran dan tanaman bumbu, seperti tomat, daun mint, takecai dan pokcoi.

[Baca Juga: Kini RPTRA Rustanti Memiliki Lahan Pertanian Hidroponik]

Balkot Farm memiliki sejumlah tanaman hidroponik yang memiliki waktu tumbuh dan berkembang secara cepat. Selain itu pula ada tanaman sayuran dan buah, tanaman bumbu, serta tanaman obat atau toga. Seluruh tanaman yang ada di Balkot Farm ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang kebetulan sedang berada di kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

“Balkot Farm yang memiliki luas tidak lebih dari 200 meter persegi ini diharapkan menjadi contoh bagi perkantoran lain di Jakarta dalam hal pemanfaatan lahan terbatas dan sekaligus berkontribusi dalam meminimalisir polusi udara,” tutup Atika.

Read More

Artikel Lainnya

Ada Banyak Cara untuk Melancarkan Bahasa Inggris

Pendidikan

Ada Banyak Cara untuk Melancarkan Bahasa Inggris

24 January 2021, 19:04

Pernahkah Anda merasa tidak lancar berbahasa Inggris meskipun sudah belajar bertahun-tahun? Lalu bagiamana, sih, supaya fasih?

Krim Mata Terbaik Menurut Dermatolog

Kecantikan dan Fashion

Pilihan Krim Mata Terbaik Menurut Dermatolog

24 January 2021, 15:07

Cek apakah krim mata yang Anda pakai mengandung bahan-bahan yang direkomendasikan dermatolog berikut. Jika iya, krim itu mampu meminimalkan garis halus dan kerutan.

Kelenteng Tay Kak Sie Semarang Menyambut Imlek di Tengah Pandemi

Berita Kawasan

Kelenteng Tay Kak Sie Semarang Menyambut Imlek di Tengah Pandemi

24 January 2021, 10:08

Saat masuk, warga akan langsung disambut deretan kursi yang telah diatur secara berjarak saat pembagian angpau di kelenteng Tay Kak Sie.

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

Kesehatan

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

23 January 2021, 20:08

Penemuan yang dipublikasikan di Nature ini, memberikan bukti terkuat bahwa sistem kekebalan tubuh dapat "mengingat" virus dan secara luar biasa terus meningkatkan kualitas antibodi.


Comments


Please Login to leave a comment.