Terimbas Pandemi, 601 Buruh di Bekasi Kini Menganggur

Bisnis

Terimbas Pandemi, 601 Buruh di Bekasi Kini Menganggur

Perkembangan jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Bekasi terus bertambah. Data terbaru mencatat sebanyak 234 warga terinfeksi virus SARS-CoV-2. Sejalan dengan angka infeksi, tingkat kesembuhan di wilayah berjuluk Kota Patriot ini juga meningkat, yakni total 90 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 25 orang. Demikian laporan yang diumumkan situs corona.bekasikota.go.id, Rabu (29/4/2020) kemarin.

Fakta di lapangan menunjukan bahwa pandemi COVID-19 tidak hanya mengancam kesehatan warga, melainkan juga mata pencarian warga Kota Bekasi. Diberitakan situs bekasikota.go.id, ada puluhan perusahaan yang terpaksa memutus hubungan kerja buruh atau karyawan. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, 411 karyawan dirumahkan, 923 diliburkan dan 601 diantaranya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Terimbas Pandemi, 601 Buruh di Bekasi Kini Menganggur

Berkenaan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Ika Indah Yarti menjelaskan, jumah orang yang terkena PHK tersebut sejatinya tidak sepenuhnya terdampak saat pandemi tengah berlangsung, ada beberapa yang memang sudah terkena PHK sebelum adanya COVID-19.

"Terkena PHK 601 berdasarkan laporan dari pihak perusahaan, namun dari 50 perusahaan yang ada dan yang sudah terdata sampai dengan 24 April memang ada beberapa perusahaan yang sudah memutus hubungan kerjanya sebelum terjadinya pandemi. Namun ada beberapa diantara mereka (perusahaan) yang baru melaporkannya saat ini," jelasnya.

[Baca Juga: Ancaman PHK Intai Pekerja Ibu Kota di Kala Pandemi]

Meski jumlah keseluruhan buruh atau karyawan yang kehilangan pekerjaan cukup banyak, namun jika dicermati lebih teliti tingkat pemutusan hubungan kerja selama terjadinya pandemi COVID-19 belum menunjukan angka yang signifikan.

Selain itu, sambung Ika, saat ini sedang ada perundingan antara perusahaan dan buruh atau karyawan yang dimediasikan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi. Persoalan yang dirundingkan berkaitan dengan penerimaan upah bagi buruh atau karyawan yang dirumahkan dan diliburkan karena imbas COVID-19.

[Baca Juga: Pekerja yang Di-PHK Akibat Corona Bisa Lapor ke Disnakertrans DKI]

Besar harapan Ika, ke depannya, tidak ada lagi penambahan angka PHK. Sementara itu Ika juga mengimbau, bagi perusahaan yang termasuk pada 10 sektor yang dikecualikan (beroperasi), untuk bisa menunjukan komitmen dan konsistensinya terhadap pelaksanaan protokol kesehatan saat beraktivitas.

"Ada perusahaan seperti sektor kesehatan, sektor pangan, makanan, dan minuman, sektor energi, sektor komunikasi, teknologi, dan informasi, sektor keuangan, sektor logistik, sektor konstruksi, sektor industri strategis, Pelayanan dasar dan utilitas publik serta industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional atau objek tertentu, sektor usaha yang melayani kebutuhan sehari-hari yang memang masih beroperasi diharapkan tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, cuci tangan, serta physical distancing," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Emma 2 years, 9 months lalu
    emma

    website judi online terpercaya yang berani memberi anda kemenangan dengan hanya bermodal minimum 20.000 rupiah saja, proses deposit dan withdraw maksimal 2 menit, dan anda bisa mendapatkan keuntugan puluhan juta!! Daftarkan segera dan langsung bermain, juga banyak berbagai macam bonus. Ingin membuktikannya ??? Langsung join bersama kami, Di <a href="https://bola165.org/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> :)