BINTARO-KESEHATAN-TERKENA GEJALA PANAS TINGGI WASPADAI SEPSIS-RACHLI-1100 px X 600 px-02.jpg

Kesehatan

Terkena Gejala Panas Tinggi, Waspadai Sepsis

Setiap tahunnya, pada bulan November diselenggarakan Pekan Kewaspadaan Antibiotik Dunia (World Antibiotic Awereness Week). Seperti diketahui, antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi bakteri. Ada beberapa jenis penyakit infeksi umum yang disebabkan bakteri, salah satunya adalah sepsis.

Namun, pernahkah Anda mendengar sepsis? Diterangakan dr. Ronald Irwanto Natadijaja, Sp.PD, K-PTI sepsis merupakan kondisi masuknya bakteri ke dalam aliran darah dari organ yang terinfeksi penyakit seperti pneumonia, kandung kemih atau abses, yang mengakibatkan serangkaian perubahan pada fungsi organ lain.

“Sepsis itu masuknya bakteri ke lairan darah. Bakteri tersirkulasi di tubuh sehingga terjadi penurunan fungsi organ. Penurunan fusngsi organ yang sering terjadi pada ginjal, liver, bahkan ke otak yang menyebabkan penurunan kesadaran,” ujarnya saat ditemui PingPoint.co.id di Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro, Kamis (15/11/2018).

dr. Ronald Irwanto Natadijaja, Sp.PD K-PTI dari RSPI

Meskipun penyebabnya dari organ yang terinfeksi, tidak semua orang terkena bisa sepsis. Ada kondisi yang meresikokan bakteri masuk ke dalam aliran darah yakni imunokompromais atau penurunan daya tahan. Mereka yang mengidap kencing manis, kanker, HIV, liver kronik, dan lanjut usia serta diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami sepsis.

Gejala Penyakit

Dokter jebolan Universitas Trisaksi, Jakarta Barat ini menjelaskan, gejala dari penyakit sepsis saat kondisi baru terjangkit atau belum merusak fungsi organ, biasanya panas tinggi. Akan tetapi, jika tidak segera diobati bisa mengakibatkan kesadaran menurun, sesak napas, hingga denyut jantung tinggi.

“Sepsis dapat berkembang menjadi syok septik dan bisa berujung kematian jika tidak langsung ditangani dengan tepat. Banyak kasus kematian akibat sepsis karena terlambat ke rumah sakit. Perkembangan penyakit sepsis tidak ada patokan waktu, ada yang terjadi berhari-hari,” kata Ronald.

[Baca Juga: Mengenal Infeksi Saluran Kemih pada Wanita]

Sepsis termasuk kondisi yang sulit dideteksi karena kesamaan gejala dengan penyakit lainnya. Untuk mendiagnosis, serangkaian pemeriksaan akan perlu dilakukan. Beberapa contoh pemeriksaan yang dijalani adalah tes darah dan urine, biopsi luka (apabila ada luka), tes sampel tinja, tes dahak jika pasien mengalami batuk berdahak, rontgen dada, serta CT scan.

Penangan penyakit sepsis memiliki beberapa langkah utama yang meliputi pemberian antibiotik, pemberian cairan cukup, dan oksigen cukup jika kadar oksigen dalam darah pasien termasuk rendah. Namun jika parah, penanganan dilakukan di ruang perawatan intensif atau ICU karena organ vitalnya membutuhkan bantuan peralatan medis selama infeksi ditangan.

Pencegahan

Sedangkan untuk pencegahan dapat dilakukan dengan cara pola hidup sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kebersihan. “Selain itu, utamanya harus ada perhatian dari lingkungan sekitar jika jatuh sakit langsung dibawa ke rumah sakit. Niscaya sepsis tidak terjadi,” katanya.

[Baca Juga: Pengobatan Hernia Nukleus Pulposus di RS Pondok Indah Bintaro]

Dokter murah senyum ini juga mengatakan, saat ini belum ada data jumlah pengidap sepsis di Indonesia khususnya Jakarta. Namun, jumlah kematian akibat sepsis di dunia antara 30-40 persen. Selain itu, tak hanya menyerang pengidap di atas 65 tahun, usia muda pun bisa terdampak jika ada faktor risikonya. Perempuan juga lebih beresiko dibandingkan laki-laki.

Read More

Artikel Lainnya

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Kesehatan

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

22 January 2021, 18:09

Usai menjalani penetapan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Sanusi menuturkan jika kebijakan swab massal ASN semata-mata untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.

Wow! Mahasiswi UI Ini Selesaikan Program Doktor 2,5 Tahun.jpg

Pendidikan

Wow! Mahasiswi UI Ini Selesaikan Program Doktor 2,5 Tahun

22 January 2021, 17:12

Seorang mahasiswi UI berhasil meraih gelar doktornya hanya dalam kurun waktu 2,5 tahun saja dan disinyalir menjadi doktor termuda serta tercepat di universitas tersebut.

Korban Banjir Bisa Mengungsi di Kantor Kecamatan Kabupaten Bekasi

Berita Kawasan

Korban Banjir Bisa Mengungsi di Kantor Kecamatan Kabupaten Bekasi

22 January 2021, 17:09

Berbagai kantor kecamatan di daerah rawan banjir di Kabupaten Bekasi akan disiapkan jadi lokasi pengungsian warga korban banjir.

Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19.jpg

Kesehatan

Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19

22 January 2021, 14:04

Demi mempercepat proses vaksinasi COVID-19 di wilayahnya, Pemkot Surabaya menambah fasilitas kesehatan yang melayani penyuntikan vaksin Sinovac.


Comments


Please Login to leave a comment.