Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi Covid-19

Berita Kawasan

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi COVID-19

Salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk melaksanakan physical distancing yang juga direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization). Maka dari itu, semua kegiatan harian dipindahkan ke rumah bahkan kegiatan tahunan saat lebaran, mudik juga tak direkomendasikan saat pandemi masih berlangsung.

Beberapa daerah yang jadi tujuan mudik pun bersiap-siap untuk menerima gelombang pemudik yang nekat pergi, salah satunya DIY Yogyakarta. Terminal Giwangan sejak pertengahan Maret lalu aktif secara periodik, selama tiga hari sekali melakukan disinfeksi dengan menyemprotkan cairan disinfektan, khususnya di titik-titik kedatangan dan tempat tunggu keberangkatan Bus AKAP, AKDP, dan Trans Jogja.

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi Covid-19

Selain itu, bus yang datang ke terminal juga akan disemprot disinfektan. Menurut Kepala Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta, kegiatan ini memastikan keamanan penumpang yang pulang atau pun pergi dari Terminal Giwangan.

“Penyemprotan tidak hanya dilakukan di badan bus saja, tetapi juga dilakukan pembersihan di bagian dalam bus untuk memastikan agar bud dalam kondisi bersih dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi penumpang berikutnya,” ujar Bekti seperti dikutip dari jogja.go.id (6/4/2020).

[Baca Juga: Pemerintah Tetapkan PSBB, Ini Bansos Bagi Warga Terdampak Covid-19]

Bekti melanjutkan, bahkan penumpang yang turun di Terminal Giwangan diwajibkan untuk mencuci tangan di wastafel yang berada di daerah kedatangan. Selain itu, para penumpang juga akan dicek suhu tubuhnya dan jika nantinya ditemukan penumpang yang mengalami demam atau suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, Terminal Giwangan akan menghubungi layanan kegawatdaruratan untuk membawa penumpang ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Walaupun sudah mempersiapkan sedemikian rupa, Bekti menyebutkan, hingga saat ini, belum ditemukan kasus penumpang yang mengalami demam atau memiliki suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius. Selain itu, untuk memastikan lingkungan Terminal Giwangan bersih dari COVID-19, Masjid di Komplek Terminal Giwangan, sejak Akhir Maret tidak lagi digunakan untuk kegiatan ibadah harian maupun Salat Jumat sampai dengan waktu tanggap darurat berakhir.

Read More

Artikel Lainnya

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi Covid-19.jpeg

Pendidikan

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi

02 June 2020, 21:00

Mahasiswa dapat membantu masyarakat mulai mengedukasi, pendataan hingga menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Mulai 12 April, Pengguna Transportasi Umum Jakarta Wajib Pakai Masker

Bisnis

Selain Masalah Protokol Kesehatan, Ini Tantangan Transportasi Umum Di Masa New Normal

02 June 2020, 20:28

Bila nantinya wacana new normal ini benar-benar diterapkan, maka perlu kesiapan dalam pengaktifan transportasi umum di Ibu Kota.

Atasi Gerah di Rumah Tanpa AC_1.jpg

Properti dan Solusi

Atasi ‘Gerah’ di Rumah Tanpa AC dengan Cara Ini

02 June 2020, 20:23

Selain menggunakan AC, cara berikut dapat dipraktikkan agar tidak merasa kepanasan di dalam rumah.

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

Berita Kawasan

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

02 June 2020, 20:00

Selama masa pandemi COVID-19, perusahaan dapat menentukan pekerja yang perlu bekerja di kantor atau bekerja dari rumah.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Rine 1 month, 3 weeks lalu
    rine

    sini yuuukk pada merapat... asik main game dapat hadiah bonus, dan bisa jadi jutawan juga... hanya di dupa88,net rasakan sensasinya guuuys...... <a href="https://dupa88.co/" rel="nofollow noopener" title="dupa88.net">Click Disini</a>