Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Puskesmas Kecamatan Duren Sawit kembali melaksanakan tes COVID-19 di Pasar Perumnas Klender. Swab test COVID-19 gelombang kedua ini telah dilaksanakan pada 29 Mei 2020 lalu dan dikhususkan untuk pedagang pasar Perumnas Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pengetesan kedua ini merupakan bentuk tindak lanjut adanya salah satu pedagang yang terpapar COVID-19 sebelumnya. Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, dr. Rita Wedya Astuti menyebutkan, swab test tersebut dilakukan terhadap 62 pedagang Pasar Perumnas Klender. Dari pengetesan tersebut ditemukan 15 pedagang yang dinyatakan positif COVID-19.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Dilansir dari timur.jakarta.go.id (3/6/2020), yang ditemukan positif COVID-19 langsung menjalani perawatan di RSUD Duren Sawit. Ia juga menyebutkan, kemungkinan besar aktivitas Pasar Perumnas Klender akan ditutup untuk sementara selama 14 hari melalui koordinasi dengan PD. Pasar Jaya.

Pedagang yang ditemukan positif COVID-19 ini berada di sekitar zona penjualan sayuran dan ikan. mengutip dari detik.com, tim pakar epidemiologi meminta agar Pemprov DKI membenahi pasar dengan mengatur agar mengikuti protokol kesehatan agar tak menjadi klaster penyebaran terbaru.

[Baca Juga: BNPB Targetkan 10 Ribu Tes SWAB per Hari]

Berdasarkan penuturan dari Tim Pakar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono, pasar tradisional termasuk sulit diatur karena tidak dibenari. Sehingga pemerintah DKI Jakarta harus mengatur pasar tradisional agar bisa mengikuti protokol kesehatan

"Misalnya dengan berjualan secara bergantian, atau pasarnya dipindah ke yang lebih luas, dan semua pengunjung maupun penjual harus mengikuti protokol kesehatan. Itu sudah disarankan sejak lama," ujar Pandu.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif COVID.jpg

Ia melanjutkan, karena potensi penyebaran di pasar cukup besar, maka ia pun menyarankan Pmeprov DKI untuk membenahi segala aturan agar bisa mengikuti protokol kesehatan. karena pasar tradisional yang menjual bahan pangan itu tidak akan ditutup, karena jadi pemasok kebutuhan pokok masyarakat maka dari itu dibiarkan.

“Kaki lima juga harus ditertibkan. Itu potensial klaster yang besar itu, termasuk pasar induk, di situ protokol kesehatannya perlu dijaga. Yang penting harus pakai masker, kebersihan dijaga, jaga jarak, dan ada tempat kebersihan," pungkas Pandu.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.