Tetap Bugar, Ini Saran WFH ala Sudin Pora Jakarta Pusat

Kesehatan

Tetap Bugar, Ini Saran WFH ala Sudin Pora Jakarta Pusat

Sudah hampir sepekan lebih, mayoritas para pekerja di Ibu Kota sejak melaksanakan kebijakan social distancing dengan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan ini tentu saja termasuk sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Di mana langkah ini dipandang tepat untuk menurunkan lajut penyebaran virus Corona yang memicu penyakit COVID-19. Namun ada baiknya momen ini juga dimanfaatkan selain untuk produktif tapi juga turut menjaga kebugaran seperti yang disarankan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga atau Sudin Pora Jakarta Pusat.

Mengingat sebelum dilakukannya WFH, mungkin termasuk Anda, yang cenderung banyak menghabiskan waktu di jalan untuk pergi ke tempat kerja, kondisi seperti sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk menjaga kebugaran. Di mana olahraga ini cukup dilakukan di sekitaran hunian Anda tanpa perlu pergi ke gym atau taman dalam rangka jaga jarak fisik guna tangkal Virus Corona.

Tetap Bugar, Ini Saran WFH ala Sudin Pora Jakarta Pusat

“Latihan fisik ini, tidak harus memiliki ruang yang lias. Jika areanya kurang luas, kita bisa menambah durasinya,” jelas Kepala Sudin Pora Jakarta Pusat Tedi Cahyono, sebagaimana dikutip dari pusat.jakarta,go.id (23/4/2020).

Seperti yang dijelaskan Tedi, olahraga yang disarankannya bisa dilakukan dengan cara melakukan lari-lari kecil atau sekadar jogging di rea pekarangan rumah, halaman, atau jika Anda tinggal di apartemen bisa dilakukan di area rooftopnya. Di mana kegiatan ini paling balik dilakukan di bawah paparan sinar matahari di periode pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Atau bila Anda neggan melakukannya di luar rumah, Anda bisa lari turun-naik tangga di dalam rumah.

[Baca Juga: Saat Work From Home, Lakukan Ini untuk Percantik Diri]

Olahraga ini juga sangat cocok bagi Anda yang memiliki perangkat smartwatch atau jam tangan yang memang dapat menghitung denyut jantung. Pasalnya, Anda jadi bisa memastikan intensitas olahraganya memang sesuai dengan kebutuhan serta usia. “Jadi kalau umur kita misalkan 20 tahun, denyut nadi itu (perhitungannya) 220-20 tahun jadi 200 per menit, lebih baik lagi dikurangi 10 persen jadi 180 per menit. Pertahankan denyut nadi kita di angka itu selama 30-40 menit di bawah sinar matahari,” jelas Kepala Sudin Pora Jakarta Pusat itu.

Ia juga mengatakan, jika ingin menambah latihannya, selain lari-lari kecil, Anda bisa tambah dengan sit up, push up hingga harvard step test di tangga. Tedi menambahkan, WFH ini dapat jadi waktu agar masyarakat lebih sadar menjaga kebugaran dengan minimal berolahraga tiga kali seminggu.

Read More

Artikel Lainnya

Hibur Fans Isolasi Diri, J.K Rowling Luncurkan Harry Potter At Home

Pendidikan

Hibur Fans Isolasi Diri, J.K Rowling Luncurkan Harry Potter At Home

03 April 2020, 20:00

J.K Rowling, penulis kisah Harry Potter merilis situs untuk menemani para penggemar saat isolasi diri. Pengunjung dapat membaca banyak artikel, mengerjakan kuis, dan mendengar audiobook Harry Potter.

Rekomendasi Ayam Andalan Dallas Chicken Temani #dirumahaja

Kuliner

Rekomendasi Ayam Andalan Dallas Chicken Temani #dirumahaja

03 April 2020, 19:00

Sajian kreasi ayam spesial Dallas Kitchen yang patut untuk Anda cicipi selama #dirumahaja akibat pandemi COVID-19. Meskipun tengah social distancing, makan enak tetap penting.

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

Kesehatan

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

03 April 2020, 14:00

Pergi ke dokter gigi di tengah Pandemi COVID-19 sebisa mungkin perlu dihindari. Berikut cara merawat gigi agar selalu sehat dan kuat.

Zoonosis, Kata yang Jadi Akrab di Telinga Kala Pandemi COVID-19

Kesehatan

Zoonosis, Kata yang Jadi Akrab di Telinga Kala Pandemi COVID-19

03 April 2020, 13:00

Zoonosis menjadi salah satu kata yang kini sering ditemui. Apa arti kata itu dan apa hubungannya dengan pandemi COVID-19 yang diakibatkan oleh Virus Corona SARS-CoV-2?


Comments


Please Login to leave a comment.