Tidak Lagi Fokus di Akademik, Ibu Milenial Lebih Pentingkan Karakter Anak

Pendidikan

Tidak Lagi Fokus di Akademik, Ibu Milenial Lebih Pentingkan Karakter Anak

Orangtua zaman dahulu mungkin lebih menginginkan anak-anaknya menjadi pribadi yang pintar dan meraih banyak prestasi di sekolah. Kerap kali keinginan orangtua ini membuat anak stres karena harus terus-terusan belajar. Namun kini, masanya orangtua milenial. Dibandingkan jadi anak yang berprestasi, orangtua kelahiran 1980-an hingga akhir 1990 ini lebih mementingkan anaknya memiliki karakter yang baik.

Berdasarkan survei yang dilakukan Orami dalam rangka Hari Ibu pada 22 Desember 2019 lalu, dengan menyertakan 1.200 ibu dengan rentang usia 25-35 tahun yang merupakan anggota komunitas parenting Orami ini, diketahui bahwa sebanyak 85 persen ibu khawatir anaknya memiliki pergaulan yang kurang baik. Sedangkan, hanya delapan persen ibu yang khawatir anaknya tidak berprestasi di sekolah.

Orami Rayakan 7 Tahun dengan Luncurkan Aplikasi Parenting

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan mengingat sedang ramai-ramainya tindak perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari SD hingga sekolah tinggi. Yang lebih parahnya, banyak pihak pendidik yang terkesan menyepelekan tindak perundungan, seperti banyak kasus yang sedang ramai di media sosial.

[Baca Juga: Orami Rayakan 7 Tahun dengan Luncurkan Aplikasi Parenting]

Kemudian, 91 persen ibu berharap di masa depan sang buah hari memiliki ilmu agama yang baik, 75 persen di antaranya menginginkan anaknya memiliki sikap toleran dan sopan kepada sesama, 44 persen mampu mengurus orangtua di masa depan, dan 41 persen pandai bergaul. Hanya 27 persen ibu yang berharap anaknya berprestasi di sekolah.

“Dari hasil survei ini sebenarnya bisa kita simpulkan, ibu milenial zaman sekarang lebih mementingkan karakter anak dibandingkan prestasi. Kini berprestasi di sekolah tak sepenting memiliki karakter yang baik,” ujar Head of Parenting Orami Cynthia Tenggara saat ditemui PingPoint.co.id dalam acara peluncuran aplikasi Orami Parenting (12/2/2020).

[Baca Juga: Pendidikan Karakter Perlu Tekankan Nilai-Nilai Pancasila]

Di dalam survei tersebut, para ibu juga mengutarakan kekhawatiran dan harapannya terhadap suami dan perasaan yang ibu alami mengenai stigma dari masyarakat maupun saat sedang melakukan kegiatan pengasuhan anak. Disebutkan, 81 persen ibu berharap suaminya mampu menjadi pemimpin keluarga yang baik. Sementara itu, sebanyak 80 persen ibu mengutarakan, agar suaminya dapat membantu pekerjaan domestik seperti mengurus anak.

Read More

Artikel Lainnya

Ketahui Sejumlah Manfaat Kulit Jeruk Bagi Tubuh

Kesehatan

Antisipasi Covid-19, IPB Sarankan Jus Jeruk dengan Sedikit Kulitnya

30 March 2020, 16:00

IPB baru-baru ini menyarankan untuk masyarakat mencoba mengonsumsi jus jeruk yang dicampur dengan kulitnya dalam mengantisipasi infeksi Virus Corona.

Lakukan Disinfeksi Cegah Covid-19, Ini Alokasi Biaya PMI Depok

Berita Kawasan

Lakukan Disinfeksi Cegah Covid-19, Ini Alokasi Biaya PMI Depok

30 March 2020, 15:00

Walau PMI Depok tak memungut biaya untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, organisasi ini memberi tahu masyarakat berapa biaya persiapan disinfeksi.

Penyemprotan Chlorine Ke Seluruh Tubuh Tak Efektif Bunuh Virus Corona

Kesehatan

Penyemprotan Chlorine Ke Seluruh Tubuh Tak Efektif Bunuh Virus Corona

30 March 2020, 14:00

Selain berbahaya bila terkena kulit serta lapisan lendir di mata dan mulut, penyemprotan cairan tersebut juga tidak efektif membunuh virus corona.

Pemerintah Bogor Desak Pemprov DKI Jakarta Segera Terapkan Lockdown

Berita Kawasan

Pemerintah Bogor Desak Pemprov DKI Jakarta Segera Terapkan Lockdown

30 March 2020, 13:00

Penetapan lockdown yang dilakukan Bogor Raya tidak ada artinya jika DKI Jakarta tidak menerapkan langkah yang sama.


Comments


Please Login to leave a comment.