Pangandaran2.jpg

Berita Kawasan

Tidak Menerapkan Prokes, Batu Karas Pangandaran Sementara Ditutup

Larangan mudik Lebaran 2021 membuat beberapa kalangan masyarakat memilih untuk pergi berlibur di daerah masing-masing. Jawa Barat termasuk daerah yang memiliki banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi saat libur Lebaran. Namun demi mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran, Pemerintah Jawa Barat yang bekerjasama dengan masing-masing kepala daerah untuk melakukan pengetatan pengawasan terhadap destinasi wisata yang diperkirakan akan dikunjungi masyarakat seiring dengan kebijakan larangan mudik.

Pangandaran3.jpg

Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil mengatakan bahwa prosedur penutupan destinasi wisata yang tidak mentaati protokol kesehatan sejak awal sudah dirancang apablia terjadi lonjakan kunjungan wisatawan dan membuat kerumunan di kawasan destinasi wisata. "Prosedur penutupan itu bagian dari sistem yang kita lakukan manakala tempat-tempat pariwisata itu melonjak dan kurang terkendali. Tapi saya perlu sampaikan, mayoritas destinasi wisata di Jabar taat pada prokes," ungkap Kang Emil seperti dilansir dalam laman jabarprov.go.id (16/05/21).

Ridwan Kami juga mengimbau pada wisatawan dan pengelola destinasi wisata untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya lonjakan penularan COVID-19 di destinasi wisata. "Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang taat prokes dan pengelola wisata yang taat prokes, dan mengimbau untuk tetap taat prokes sesuai dengan situasi sekarang," lanjutnya.

Pangandaran1.jpg

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum ikut meninjau destinasi wisata dan titik penyekatan di kawasan Pangandaran pada hari Minggu (16/05/21). Pemantauan dilakukan untuk memastikan setelah ditutup destinasi wisata tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. "Saya melihat situasi dan kondisi di beberapa titik lokasi wisata di Kabupaten Pangandaran. Tadi ke Batu Karas, Pantai Pangandaran, dan Karapyak. Saya bangga kepada Pak Bupati (Pangandaran) yang sudah melaksanakan instruksi, untuk menutup lokasi wisata yang sempat viral (Pantai Batu Karas)," ungkap Kang Uu.

Pangandaran.jpg

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran sepakat untuk sementara menutup destinasi wisata Batu Karas, Pangandaran sampai waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat kedua belah pihak. "Sejak awal wisata diperbolehkan di zona-zona tertentu, tapi harus menerapkan prokes. Karena kemarin tidak menerapkan prokes, maka Pak Gubernur menginstruksikan untuk menutup wisata yang ada di Pangandaran," jelas Kang Uu dalam laman jabarprov.go.id (16/05/21).

Tak hanya Pangandaran, destinasi wisata di kawasan Pasir Jambu, Ciwidey, dan Ranca Bali (PACIRA) Kabupaten Bandung juga ditutup untuk sementara waktu.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.